Kemenko Polkam Perkuat Pengawasan Frekuensi dan Kedaulatan Digital

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenko Polkam Perkuat Pengawasan Frekuensi dan Kedaulatan Digital dari Batam. (Foto: Lombokini.com).

Kemenko Polkam Perkuat Pengawasan Frekuensi dan Kedaulatan Digital dari Batam. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) langsung meninjau kinerja Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio (SFR) Kelas II Batam guna memperkuat pengawasan spektrum dan kedaulatan digital di wilayah perbatasan.

Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika, Marsma TNI Agus Pandu Purnama, memimpin kunjungan kerja ini. Ia menegaskan peran strategis Balmon Batam dalam menjaga stabilitas komunikasi, keselamatan publik, dan kedaulatan spektrum radio di kawasan perbatasan Indonesia-Singapura-Malaysia.

“Batam dan sekitarnya merupakan wilayah strategis dengan intensitas tinggi lalu lintas penerbangan dan pelayaran. Pengawasan spektrum frekuensi radio di wilayah ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan langsung dengan aspek keselamatan dan keamanan nasional,” ujar Agus Pandu, pada Selasa 16 Desember 2025.

Baca Juga :  Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

Dalam paparannya, Balmon SFR Batam melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025 mereka telah memantau spektrum frekuensi radio, memeriksa stasiun radio, menangani gangguan, serta mengukur kualitas layanan infrastruktur digital di seluruh kabupaten/kota Provinsi Kepulauan Riau. Capaian ini melampaui target kinerja minimal yang ditetapkan.

Tim Kemenko Polkam juga mengidentifikasi sejumlah tantangan di wilayah perbatasan, seperti potensi interferensi lintas negara, penggunaan perangkat telekomunikasi ilegal, serta keterbatasan infrastruktur backbone di pulau-pulau seperti Sedanau dan Tambelan yang masih bergantung pada satelit.

Balmon Batam menilai pelaksanaan Penertiban Nasional (TIPNAS) efektif menekan pelanggaran perizinan dan penggunaan perangkat tidak bersertifikat. Namun, pihaknya masih memerlukan pengawasan berkelanjutan terhadap peredaran perangkat ilegal skala kecil.

Baca Juga :  Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah

Untuk mengatasi berbagai tantangan itu, Balmon Batam kini memperkuat koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), AirNav, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.

Melalui kunjungan ini, Kemenko Polkam mendorong penguatan koordinasi lintas kementerian, peningkatan sarana prasarana, pemanfaatan hasil pengawasan sebagai sistem peringatan dini, serta percepatan pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) ke pulau-pulau strategis perbatasan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat keselamatan, meningkatkan kualitas layanan digital, dan menjaga kedaulatan ruang komunikasi nasional di tapal batas. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah
Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional
Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:32 WITA

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru