Janji ‘Tanpa Utang’ Iron-Edwin Dipertanyakan, Pemda Lotim Justru Ajukan Utang Baru

Selasa, 10 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Muhammad Saleh, SIP., MH. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi)

Dr. Muhammad Saleh, SIP., MH. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi)

LOMBOKINI.com – Pengamat politik Dr. Muhammad Saleh, SIP., MH. menyatakan bahwa Pemda dan DPRD menyepakati tahun jamak sebagai strategi penganggaran dengan batasan masa jabatan kepala daerah, kecuali untuk proyek strategis nasional.

“Utang tetap menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan anggaran,” tegas Saleh dalam rilis resminya, Selasa 10 Juni 2025.

Pemda Lombok Timur berupaya meyakinkan masyarakat bahwa utang yang mereka ajukan tidak akan membebani pemerintah periode berikutnya. Namun realita menunjukkan utang justru selalu menjadi beban bagi kepemimpinan selanjutnya.

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

“Pemda harus memberikan penjelasan komprehensif dan transparan kepada publik,” tegas dosen Universitas Gunung Rinjani ini.

Masyarakat pun mempertanyakan alasan pemerintah mengambil utang, padahal pasangan Haerul Warisin-Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin) mengusung janji “tanpa utang” dalam jargon LOTIM SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan).

Baca Juga :  Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Saleh mengungkapkan, publik sempat berharap Bapak Warisin menerapkan visi ekonomi ala Bapak Ali BD mengingat pengalamannya mendampingi mantan bupati tersebut.

“Pemda harus menjaga kepercayaan publik dengan transparansi dan konsistensi kebijakan,” pungkas mantan Ketua KPU Lotim tersebut. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik
PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Berita Terbaru