DKP Lotim dan Kejagung Pantau Langsung Progres Kampung Nelayan Merah Putih Ekas

Kamis, 27 November 2025 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pose foto bersama DKP Lotim, Kejari Lombok Timur dan Kejati NTB saat mendampingi kunjungan tim Jamintel Kejagung untuk memantau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Ekas Buana, Jerowaru, Kamis, 27 November 2025. (Foto: Lombokini.com).

Pose foto bersama DKP Lotim, Kejari Lombok Timur dan Kejati NTB saat mendampingi kunjungan tim Jamintel Kejagung untuk memantau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Ekas Buana, Jerowaru, Kamis, 27 November 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lombok Timur mendampingi Tim Jaksa Intelijen (Jamintel) Kejagung RI meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kawasan Ekas, Kamis 27 November 2025. DKP Lotim juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat dan Kejaksaan Negeri Lombok Timur dalam kunjungan ini.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur, M. Zainuddin, menegaskan pentingnya kunjungan ini untuk memastikan kelancaran pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

“Kami meninjau langsung pembangunan infrastruktur KNMP di Ekas Buana untuk memastikan segala sesuatunya berjalan lancar sesuai target,” ujarnya.

Zain, sapaan akrabnya, menyatakan pembangunan ini akan menyelesaikan persoalan mendasar nelayan, terutama terkait dermaga dan sentra kuliner. Selama ini, nelayan di Ekas Buana harus menjangkau tempat penyimpanan ikan yang jauh.

“Melalui proyek ini, kami akan membangun dermaga, sentra kuliner, dan cold storage,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027

Pemerintah tidak hanya membangun cold storage, tetapi juga pabrik es, dermaga, sentra kuliner, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBM), dan kantor koperasi.

“Semua sarana dan prasarana ini akan menjadi satu bagian yang saling melengkapi. Intinya, kami menghadirkan pelayanan yang terintegrasi,” tegas Zain.

Kelola dengan Skema Koperasi Merah Putih

Untuk memastikan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, pengelolaan kawasan akan menggunakan skema Koperasi Merah Putih.

“Pengelolaannya nanti kami serahkan kepada Koperasi Merah Putih sehingga dapat mendorong partisipasi dan pemerataan ekonomi warga setempat,” ucapnya.

Dikatakan bahwa, nilai proyek di Ekas Buana kini bertambah menjadi lebih dari Rp 22,5 miliar, berasal dari realokasi anggaran KNMP di daerah lain yang tidak terserap. Sebuah BUMN, PT Adhi Karya, mengerjakan proyek di Ekas Buana ini.

Baca Juga :  Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Dengan penambahan anggaran tersebut, Zain mengharapkan semua fasilitas inti dapat tuntas. Ia pun berharap adanya tambahan anggaran dari APBD 2026 senilai kurang lebih Rp 1,5 miliar untuk menuntaskan fasilitas pendukung lainnya. Secara keseluruhan, total anggaran yang diharapkan untuk KNMP Ekas Buana mencapai Rp 24,4 miliar.

Dukung Pengembangan Wisata Selatan Lombok Timur 

Zain menambahkan, pembangunan ini sejalan dengan program Bupati untuk menggerakkan wisata di selatan Lombok Timur.  Pemerintah akan membangun sentra kuliner dan dermaga yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

“Kami akan membangun dermaga sebagai fasilitas nelayan, pembudidaya lobster, dan wisatawan. Ini menjadi atensi pak Bupati,” pungkasnya.

Keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta menjamin ketersediaan pangan berbasis protein ikan bagi masyarakat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WITA

120 Bangunan di Desa Adat Sade Hangus Terbakar, DPR RI Siapkan Revitalisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Berita Terbaru

Kebudayaan di Nusa Tenggara Barat . (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:15 WITA

Okky Afriwan, SE, MBA: Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial Universitas Teknologi Mataram (Foto: Istimewa)

Opini

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:55 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Sastra

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:00 WITA