LOMBOKINI.com – Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.
Sebelumnya, Indonesia dan Thailand bermain imbang 1-1 sepanjang 90 menit. Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu 2×15 menit. Memasuki menit ke-110, Thailand kembali unggul. Peeradol Chamrasamee membawa Thailand memimpin 2-1 melalui serangan balik cepat.
Namun, Indonesia tidak menyerah. Elkan Baggott menyamakan kedudukan pada menit ke-116 setelah meneruskan umpan tarik Rizky Ridho. Skor 2-2 bertahan hingga 120 menit. Alhasil, penentuan juara berlanjut ke adu penalti.
Sementara itu, dalam adu penalti, Indonesia tampil lebih tenang. Skuad Garuda menang 4-2. Indonesia menjadi penendang pertama. Dua eksekutor Thailand gagal menjalankan tugas. Satu tendangan membentur tiang gawang. Emil Audero Mulyadi menepis tendangan lainnya.
Penyelamatan Emil menentukan kemenangan Indonesia. Kisah itu menambah cerita istimewa bagi masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Putra Kelahiran Mataram
Emil Audero bukan hanya kiper kelahiran Indonesia. Pemain bernama lengkap Emil Audero Mulyadi itu lahir di Mataram, NTB, pada 18 Januari 1997.
Emil adalah putra Edy Mulyadi, pria asal Lombok, dan Antonella Audero yang berkebangsaan Italia. Emil tumbuh besar di Cumiana, Italia, setelah ikut bersama ibunya sejak masih kecil.
Garis keturunan Lombok membuat Emil memiliki hubungan kuat dengan tanah kelahiran ayahnya. Ia beberapa kali pulang ke Lombok dan mengunjungi keluarga dari pihak ayahnya.
Kisah Emil dengan Lombok pernah menarik perhatian ketika ia masih berkarier di Italia. Saat memperkuat Juventus, Emil memanfaatkan masa libur untuk pulang ke kampung halaman ayahnya di Lombok.
Karier di Italia
Emil mengawali perjalanan sepak bolanya di Italia. Pada usia 11 tahun, ia bergabung dengan akademi Juventus pada 2008. Setelah menembus level senior, Emil memperkuat sejumlah klub Italia, termasuk Venezia, Sampdoria, Inter Milan, dan Como.
Sebelum memperkuat Timnas Indonesia, Emil memperkuat tim nasional Italia kelompok umur U-15 hingga U-21.
Pada 10 Maret 2025, Emil resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengikuti pengambilan sumpah dan janji setia pewarganegaraan di Roma, Italia.
Cerita untuk Nusa Tenggara Barat
Kini, nama Emil Audero kembali menyita perhatian. Statusnya sebagai kiper Timnas Indonesia dan penyelamatan penaltinya mengantar Garuda meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Bagi NTB, kemenangan tersebut memiliki cerita tersendiri. Putra kelahiran Mataram dengan darah Lombok itu berperan penting dalam malam bersejarah sepak bola Indonesia. ***
Editor : Najamudin Anaji









![PT Bintang Perdana Gemilang. [Foto: Istimewa]](https://lombokini.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260819-WA0100-360x200.jpg)




Komentar