Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Rabu, 7 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Gempa M5,0 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya. (Foto: Lombokini.com/Ilustrasi)

Gempa M5,0 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya. (Foto: Lombokini.com/Ilustrasi)

LOMBOKINI.com – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,2 mengguncang wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (7/10/2026), pukul 04.15 WITA. Guncangan membangunkan sebagian besar warga yang masih tertidur.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan mengatakan dalam rilisnya bahwa gempa tektonik itu berpusat di wilayah Lombok Barat, Rabu, 7 Oktober 2026, pukul 04.15.26 WITA.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kemudian memperbarui parameter gempa menjadi magnitudo 5,0 pada kedalaman 82 km. Episenter gempa berada pada koordinat 8,81° LS; 116,16° BT, tepatnya di darat 14 km tenggara Lombok Barat, NTB.

BMKG menyebut deformasi batuan dalam lempeng pada zona subduksi Lempeng Indo-Australia menyebabkan gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Lombok Barat.

Baca Juga :  Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Sumawan.

Ia menjelaskan bahwa lokasi episenter dan kedalaman hiposenter menunjukkan gempa itu merupakan jenis gempa menengah akibat deformasi batuan dalam lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).

“Hasil analisis mekanisme sumber dan kedalaman menunjukkan gempa bumi tersebut berasal dari aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia,” katanya.

Estimasi peta tingkat guncangan (shakemap) menunjukkan warga di sejumlah wilayah merasakan guncangan dengan skala intensitas berbeda. Warga Kota Mataram merasakan skala IV-V MMI. Getaran membangunkan hampir semua penduduk.

Baca Juga :  Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Warga Lombok Tengah merasakan skala III-IV MMI. Banyak orang di dalam rumah merasakan getaran, dan pada siang hari mereka merasakan getaran itu dengan jelas.

Sementara itu, warga Kabupaten Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, dan Sumbawa merasakan skala III MMI. Mereka merasakan getaran nyata dalam rumah seperti truk yang berlalu.

Gempa juga dirasakan di Kuta dengan intensitas II-III MMI serta Denpasar pada skala II MMI.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta memeriksa dan menghindari bangunan yang mengalami retak atau rusak. Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca dan gempa resmi melalui BMKG. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:33 WITA

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Berita Terbaru

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada Rabu, 28 Oktober 2026. (Foto: Lombokini.com/Sekretariat DPRD Lombok Timur)

Advertorial

DPRD Lombok Timur: Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WITA