RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Rabu, 30 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mulai 1 Oktober 2026, RSUD dr. R. Soedjono Selong memberlakukan Mobile JKN (MJKN) untuk pengambilan nomor antrean poliklinik rawat jalan. (Foto: Lombokini.com)

Mulai 1 Oktober 2026, RSUD dr. R. Soedjono Selong memberlakukan Mobile JKN (MJKN) untuk pengambilan nomor antrean poliklinik rawat jalan. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – RSUD dr. R. Soedjono Selong menerapkan Mobile JKN (MJKN) untuk pengambilan nomor antrean poliklinik rawat jalan mulai 1 Oktober 2026. Rumah sakit mengarahkan pasien memanfaatkan aplikasi itu sebelum datang. Langkah ini mendorong transformasi pelayanan berbasis digital sekaligus membuat proses layanan lebih tertib, praktis, dan efisien.

Melalui Mobile JKN, pasien dapat mengambil nomor antrean pelayanan poli sebelum datang ke rumah sakit. Dengan demikian, pasien mengetahui antrean pelayanan dan menyesuaikan waktu kedatangannya.

Kabag Humas RSUD dr. R. Soedjono Selong, Muksan Efendi, S.Kep., MM, mengatakan penerapan Mobile JKN bukan untuk menyulitkan pasien, melainkan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan.

“Mulai 1 Oktober, kami mengarahkan pasien yang akan mendapatkan pelayanan poli untuk menggunakan Mobile JKN dalam mengambil nomor antrean. Nomor antrean ini dapat diambil 1 minggu sebelum waktu kunjungan. Ini merupakan bagian dari upaya kami memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat dan tertib kepada masyarakat,” ujar Muksan Efendi, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

RSUD memahami tidak semua pasien familier menggunakan layanan digital. Karena itu, RSUD menyiapkan petugas Mobile JKN untuk mendampingi pasien. Pasien yang belum memiliki akun dapat meminta bantuan petugas untuk mendaftar atau membuat akun. Petugas juga memandu cara mengambil nomor antrean pelayanan poli melalui aplikasi tersebut.

“Bagi masyarakat yang belum memiliki akun Mobile JKN atau belum memahami cara menggunakannya, tidak perlu khawatir. Petugas kami siap membantu, mulai dari proses pendaftaran akun sampai dengan cara mengambil nomor antrean pelayanan,” jelasnya.

Menurut Muksan, pendampingan itu penting agar digitalisasi pelayanan tidak menjadi hambatan bagi masyarakat.

“Kami ingin digitalisasi ini benar-benar memberikan kemudahan. Jadi bukan hanya mengarahkan pasien menggunakan aplikasi, tetapi kami juga memastikan ada petugas yang mendampingi bagi pasien yang membutuhkan bantuan,” katanya.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Dengan pendampingan tersebut, RSUD berharap pasien secara bertahap dapat terbiasa menggunakan Mobile JKN secara mandiri. Selain mempermudah pengambilan antrean, penggunaan layanan digital membantu menciptakan alur pelayanan yang lebih tertata.

RSUD dr. R. Soedjono Selong mengimbau masyarakat yang akan berobat ke poliklinik rawat jalan mulai membiasakan diri menggunakan Mobile JKN dan mengambil nomor antrean sebelum datang ke rumah sakit.

“Intinya, masyarakat tidak perlu takut dengan perubahan ini. Kalau belum bisa menggunakan Mobile JKN, datang dan tanyakan kepada petugas kami. Kami siap membantu,” tegasnya.

“Mulai 1 Oktober, pasien lebih mudah mengambil antrean dari ponsel. Belum punya akun? Petugas Mobile JKN siap membantu,” pungkasnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan
Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja
Bupati Lombok Timur Resmikan Medica Clinic Sembalun, Layani Wisatawan dan Masyarakat
Cek Gula Darah hingga Kolesterol, Dinkes Lotim Buka Layanan Gratis bagi Pengunjung Festival Muharram
Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:19 WITA

RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:46 WITA

Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:05 WITA

Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA