Bupati Lombok Timur Ingatkan Pejabat: Hindari Korupsi, Jalankan Tugas dengan Transparan

Kamis, 27 Februari 2025 - 05:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin mengikuti materi dalam retret di Akmil Magelang, Rabu 26 Februari 2025. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin mengikuti materi dalam retret di Akmil Magelang, Rabu 26 Februari 2025. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, berkomitmen memegang teguh arahan para narasumber dalam acara Retreat yang digelar di Akmil Magelang pada Rabu, 26 Februari 2025.

Haerul Warisin menyampaikan bahwa arahan retret mewajibkan semua pihak, terutama para pejabat yang baru dilantik, untuk menghindari praktik korupsi.

“Kita harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan transparansi,” tegas Haerul Warisin melalui saluran telepon kepada media pada Rabu, 26 Februari 2025.

Baca Juga :  Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis

Dia menekankan pentingnya pengawasan internal dalam menjaga integritas pemerintahan untuk mencegah korupsi.

Melalui Retreat tersebut, dia memperkuat komitmen para pejabat untuk menerapkan prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Lombok Timur.

Bupati Lotim Haerul Warisin, menambahkan bahwa para narasumber secara tegas mengingatkan peserta untuk menjauhi praktik korupsi.

Mengutip pernyataan salah satu pembicara dalam retret, dia menyampaikan, Jika para kepala daerah menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan tugas setelah serah terima jabatan, mereka dapat meminta bantuan auditor untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Dengan arahan tegas ini, Bupati Lombok Timur berharap lingkungan pemerintah daerah, terutama di Kabupaten Lombok Timur, tidak lagi memberi ruang bagi korupsi untuk berkembang.

Haerul Warisin juga mengingatkan bahwa setiap tindakan yang melibatkan uang negara memerlukan pertanggungjawaban.

Dia menegaskan bahwa pemerintah kabupaten Lombok Timur akan terus melakukan pengawasan secara ketat untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan.***

Berita Terkait

Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya
Pemkab Lotim Evaluasi PAD, Bupati Sebut 2026 Tahun Berat
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II
143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat
Bupati Haerul Warisin Lakukan Audiensi ke KSP, Bahas Ekonomi hingga Kunjungan Presiden ke Lombok Timur

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:02 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas 393 JCH Kloter 9 Embarkasi Lombok

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:34 WITA

Musancab PDIP Kota Mataram Dibuka, Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:29 WITA

SMSI NTB dan Polresta Mataram Sepakat Perkuat Harmonisasi Pemberitaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:13 WITA

Lima Mahasiswa Unram Raih Juara Nasional Kompetisi Inovasi Digital Budaya

Senin, 5 Januari 2026 - 18:05 WITA

PDO NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam ke Grab, Gocar, dan Maxim Terkait Tarif Baru

Minggu, 16 November 2025 - 15:16 WITA

Sister Hong Lombok Bantah Tuduhan Penipuan dan Pelecehan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 15:54 WITA

Ali BD: Masyarakat Harus Jadi Pengimbang Kekuasaan yang Kurang Berkualitas

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA