Kake Ashwan Luncurkan ‘Pulanglah’, Single Perdana yang Menyentuh Hati Perantau

Minggu, 23 November 2025 - 21:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kake Ashwan Luncurkan Single Perdana 'Pulanglah', yang Menyentuh Hati Para Perantau. (Foto: Lombokini.com/Kake Ashwan).

Kake Ashwan Luncurkan Single Perdana 'Pulanglah', yang Menyentuh Hati Para Perantau. (Foto: Lombokini.com/Kake Ashwan).

LOMBOKINI.com – Di tengah hiruk-pikut musik modern, musisi dan pegiat teater Ashwan Kailani meluncurkan single perdananya berjudul “Pulanglah”. Musisi Lombok Timur yang akrab disapa Kaka Ashwan ini merilis lagunya pada Jumat 21 November 2025, sekaligus menandai debut resminya di berbagai platform musik global.

Ketua Dewan Kesenian Lombok Timur itu mengungkapkan, “Pulanglah” tercipta dari dorongan hati yang paling jujur. Kake Ashwan menyebut sastrawan Aikmel, Zan Jazima, menginspirasinya dan terlibat dalam pengolahan lirik. Proses kreatif pun berjalan cepat; ide dasar lagu tersebut ia rampungkan dalam waktu kurang dari satu jam.

Baca Juga :  BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film 'Pesta Babi', 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias

Kake Ashwan lalu berkolaborasi dengan mantan mahasiswanya di Boril Home Studio Recording milik Universitas Hamzanwadi. Hubungan guru-murid pun menjelma menjadi kemitraan kreatif yang solid.

“Menariknya, kami hanya melakukan satu kali take vokal utama karena produser sangat yakin dengan hasilnya,” tutur Kake Ashwan dalam rilis resminya, Ahad 23 November 2025.

Produser tersebut menyempurnakan aransemen dengan keyboard, gitar, dan drum, sementara Oby Qolbi mengolah merdu petikan gitar.

Hanya dalam dua minggu, lagu penuh emosi itu selesai mereka garap. “Pulanglah” menghadirkan panggilan hati yang tak pernah padam, terutama bagi para perantau dan penuntut ilmu yang merindukan kehangatan keluarga.

Baca Juga :  Ikuti Lomba Festival Gebyar 2026 Hadrah Al-Habsyi, Ini Cara Daftarnya

“Lagu ini adalah pengingat untuk kembali, karena kehangatan rumah adalah dermaga yang tak tergantikan,” jelasnya.

Namun, Kake Ashwan juga menegaskan pesan lagu ini melampaui makna harfiah. Ia menyampaikan pesan transenden melalui “Pulanglah”.

“Secara kasat mata, memang begitu (tentang keluarga), tetapi secara transenden ini tentang Tuhan. Sejatinya kita pulang ke mana? Ke tempat Tuhan,” ungkapnya dengan renungan mendalam.

Kini, “Pulanglah” telah tersedia di berbagai platform musik digital seperti YouTube, TikTok, JOOX, Spotify, dan lainnya. ***

Penulis : Ashwan Kailani

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Ikuti Lomba Festival Gebyar 2026 Hadrah Al-Habsyi, Ini Cara Daftarnya
BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film ‘Pesta Babi’, 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias
Menyingkap Ruang Bawah Tanah: Borka dan Transformasi Teater Lho Indonesia di FTI 2025
LASQI Lombok Timur Dikukuhkan, Didorong Berinovasi untuk Dakwah Generasi Z
Wali Band Guncang Panggung Festival Muharram, Pukau Ribuan Warga Lombok Timur
Wali Band Meriahkan Muharram Festival 2025 di Lotim Sambut Tahun Baru Islam 1447 H
Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Kolaborasi dengan Seniman Korsel Promosikan Lagu Cilokaq
Silaturrahmi ke Dewan Pakar Parekraf, Film Seher Tuai Apresiasi Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:22 WITA

Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:42 WITA

BGN Luncurkan Aplikasi ‘Reviu MBG’ untuk Awasi Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:37 WITA

Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:13 WITA

Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35 WITA

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:53 WITA

Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Copot Dadan Hindaya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung dari BGN. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Nasional

Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:22 WITA