Bappeda Lombok Timur Serukan Germas Sebagai Gerakan Kolektif, Bukan Sekadar Program

Jumat, 8 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bappeda Lombok Timur Serukan Germas Sebagai Gerakan Kolektif, Bukan Sekadar Program. (Foto: Lombokini.com).

Bappeda Lombok Timur Serukan Germas Sebagai Gerakan Kolektif, Bukan Sekadar Program. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lombok Timur, Zaidar Rohman, menegaskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bukan sekadar program pemerintah.

Ia menekankan Germas sebagai gerakan kolektif untuk mengubah perilaku masyarakat menuju hidup sehat dan produktif.

“Germas tidak cukup hanya kita kerjakan sebagai formalitas program. Ini adalah gerakan perubahan perilaku yang harus kita bangun dari bawah, dengan dukungan regulasi kuat dan implementasi konsisten,” tegas Zaidar pada Jumat 8 Agustus 2025.

Ia menekankan Germas memerlukan kesadaran bersama seluruh pihak, mulai pemerintah hingga masyarakat, guna menjaga kesehatan, menciptakan lingkungan bersih, dan mengurangi beban biaya pengobatan masa depan.

Baca Juga :  Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Sebagai dukungan nyata, Pemerintah Daerah telah menerbitkan sejumlah regulasi. Peraturan Daerah mengatur pola perilaku sehat, sementara Surat Keputusan Sekretaris Daerah membentuk Forum Sekretariat Germas.

Forum ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tugas spesifik mendorong dan memantau pelaksanaan Germas di unit kerja masing-masing.

Zaidar juga menggarisbawahi pentingnya rapat koordinasi minimal dua kali setahun. Rapat ini bukan hanya ajang evaluasi, melainkan juga media konsolidasi dan penyatuan langkah antarinstansi.

Beberapa isu strategis yang menjadi fokus Germas meliputi: Pengelolaan sampah rumah tangga dan lingkungan, Penerapan pola makan sehat dan bergizi, Kebiasaan berolahraga ringan sebelum aktivitas kerja, dan Pemanfaatan ruang khusus merokok agar tidak mengganggu publik.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Bappeda Lombok Timur telah menyebarkan surat imbauan kepada seluruh instansi untuk menerapkan praktik hidup sehat dalam aktivitas keseharian, baik di lingkungan kerja maupun pelayanan masyarakat.

Zaidar menegaskan keberhasilan Germas membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga non-pemerintah (NGO).

Setiap semester, pemerintah akan mengevaluasi dan mengirimkan laporan pelaksanaan Germas ke pemerintah pusat sebagai bagian pemantauan nasional.

Dengan sinergi dan komitmen kuat semua pihak, Germas diharapkan menjadi pilar utama membangun masyarakat Lombok Timur yang lebih sehat, mandiri, dan berkualitas. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS
Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026
Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:22 WITA

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA