Bappeda Lombok Timur Serukan Germas Sebagai Gerakan Kolektif, Bukan Sekadar Program

Jumat, 8 Agustus 2025 - 23:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bappeda Lombok Timur Serukan Germas Sebagai Gerakan Kolektif, Bukan Sekadar Program. (Foto: Lombokini.com).

Bappeda Lombok Timur Serukan Germas Sebagai Gerakan Kolektif, Bukan Sekadar Program. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lombok Timur, Zaidar Rohman, menegaskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bukan sekadar program pemerintah.

Ia menekankan Germas sebagai gerakan kolektif untuk mengubah perilaku masyarakat menuju hidup sehat dan produktif.

“Germas tidak cukup hanya kita kerjakan sebagai formalitas program. Ini adalah gerakan perubahan perilaku yang harus kita bangun dari bawah, dengan dukungan regulasi kuat dan implementasi konsisten,” tegas Zaidar pada Jumat 8 Agustus 2025.

Ia menekankan Germas memerlukan kesadaran bersama seluruh pihak, mulai pemerintah hingga masyarakat, guna menjaga kesehatan, menciptakan lingkungan bersih, dan mengurangi beban biaya pengobatan masa depan.

Baca Juga :  Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

Sebagai dukungan nyata, Pemerintah Daerah telah menerbitkan sejumlah regulasi. Peraturan Daerah mengatur pola perilaku sehat, sementara Surat Keputusan Sekretaris Daerah membentuk Forum Sekretariat Germas.

Forum ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tugas spesifik mendorong dan memantau pelaksanaan Germas di unit kerja masing-masing.

Zaidar juga menggarisbawahi pentingnya rapat koordinasi minimal dua kali setahun. Rapat ini bukan hanya ajang evaluasi, melainkan juga media konsolidasi dan penyatuan langkah antarinstansi.

Beberapa isu strategis yang menjadi fokus Germas meliputi: Pengelolaan sampah rumah tangga dan lingkungan, Penerapan pola makan sehat dan bergizi, Kebiasaan berolahraga ringan sebelum aktivitas kerja, dan Pemanfaatan ruang khusus merokok agar tidak mengganggu publik.

Baca Juga :  Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Bappeda Lombok Timur telah menyebarkan surat imbauan kepada seluruh instansi untuk menerapkan praktik hidup sehat dalam aktivitas keseharian, baik di lingkungan kerja maupun pelayanan masyarakat.

Zaidar menegaskan keberhasilan Germas membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga non-pemerintah (NGO).

Setiap semester, pemerintah akan mengevaluasi dan mengirimkan laporan pelaksanaan Germas ke pemerintah pusat sebagai bagian pemantauan nasional.

Dengan sinergi dan komitmen kuat semua pihak, Germas diharapkan menjadi pilar utama membangun masyarakat Lombok Timur yang lebih sehat, mandiri, dan berkualitas. ***

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA