Bacagub Ummi Rohmi Keliling Naik Cidomo Sapa Warga Lombok Timur

Jumat, 13 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bacagub NTB Ummi Rohmi Naik Cidomo Sapa Warga Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Bacagub NTB Ummi Rohmi Naik Cidomo Sapa Warga Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bakal calon gubernur (Bacagub) Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah berkeliling kota Selong, Lombok Timur, dengan naik cidomo.  Dia ingin mengangkat lagi eksistensi transportasi tradisional itu di sektor pariwisata.

Politikus Partai Perindo yang akrab disapa Ummi Rohmi ini keliling kota Selong dengan naik Cidomo menyapa warga Lombok Timur sepanjang jalan.

Mantan wakil gubernur NTB itu menyampaikan pandangannya tentang transportasi tradisional cidomo.

“Cidomo bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari budaya kita yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri. Dengan pengelolaan yang tepat, cidomo bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang meningkatkan pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” kata Ummi Rohmi, Jumat 13 September 2024.

Baca Juga :  Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Dia menjelaskan pemerintah daerah dapat menjadikan cidomo sebagai bagian dari paket wisata yang menarik, seperti tur keliling kota, desa wisata, atau bahkan sebagai alat transportasi di destinasi wisata tertentu.

Selain itu, peningkatan kualitas layanan dan sertifikasi cidomo serta pelatihan bagi pengemudinya dapat menambah nilai jual cidomo di mata wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Kita harus melihat peluang ini sebagai bentuk diversifikasi ekonomi, terutama untuk mendukung daerah-daerah wisata yang menjadi kantong pariwisata NTB”, katanya.

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Selain itu, Cidomo bisa menjadi ikon transportasi wisata yang ramah lingkungan, dan ini tentu selaras dengan tren global yang semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Salah satu kusir cidomo yang kerap mangkal di Pasar tradisional Pancor, Rahman, menyambut positif ide ini. Dia berharap cidomo akan tetap lestari dan semakin dikenal luas sebagai salah satu ikon budaya Lombok yang membanggakan.

“Kalau dikelola dengan baik, cidomo bisa jadi ciri khas Lombok yang tidak dimiliki daerah lain. Kami bangga kalau cidomo bisa dikenal lebih luas,” katanya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA