Megawati Lestari, Calon Legislator yang Berkomitmen untuk Perempuan dan Pendidikan Berkualitas

Senin, 11 September 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal calon legislatif DPRD Provinsi NTB, Megawati Lestari, SH,. MH. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Bakal calon legislatif DPRD Provinsi NTB, Megawati Lestari, SH,. MH. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKINI.com – Tidak banyak calon legislator yang datang dari kaum perempuan. Kali ini muncul nama Megawati Lestari, SH,. MH. Perempuan yang dikenal juga sebagai aktivis demokrasi ini bakal maju sebagai Calon DPRD Provinsi NTB.

Mega begitu sapaan akrabnya akan menggunakan kendaraan Partai Golkar dan mendapatkan nomor urut 1 di Dapil 8 yang meliputi Jonggat, Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Pringgarata, dan Praya Barat Daya.

Istri Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTB H Zamroni Aziz ini mengatakan, keinginannya untuk maju menjadi legislator berangkat dari panggilan hati dan dorongan dari masyarakat.

“Saya diskusikan ini dengan suami (H Zamroni Aziz) tentang niat saya. Setelah saya berikan beberapa alasan, beliau mendukung”, kata Mega, melalui keterangan tertulis, pada Senin 11 September 2023.

Mega yang pernah menjadi tenaga ahli di DPR RI ini bercerita, problem mengenai perempuan dan pendidikan menjadi salah satu perhatian seriusnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Itulah alasan salah satunya dia sebagai bacaleg mengusung tagline, “Berkomitmen untuk Perempuan dan Pendidikan Berkualitas. ” Kedua hal yang diakuinya saling berkelindan.

Baca Juga :  DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Dia mengatakan, masalah perempuan diantaranya mulai kekerasan perempuan, pernikahan usia dini, pergaulan remaja, hingga urusan pemberdayaan ekonomi menjadi catatan serius.

“Sampai akhir 2022 itu ada 57 kasus kekerasan perempuan dan anak. Jumlahnya dari tahun ke tahun terus meningkat, ” ucap dia.

Dia menilai cukup banyak menjumpai di Kabupaten Lombok Tengah, perempuan-perempuan yang belum sanggup memberdayakan diri serta ekonominya. Akhirnya pilihannya mengadu nasib menjadi tenaga kerja wanita (TKW).

“Ketika ibu ini pergi jauh mencari uang, konsekuensinya keluarga terabaikan. Anak dan suami kurang mendapat perhatian, ” kata dia.

Mega pun mendapat pengetahuan saat banyak aktif di Jakarta bagaimana memberdayakan kaum perempuan. Mereka sanggup tetap memperhatikan anak, suami, dan mengurus rumah tangga tanpa harus pergi jauh. Dan dia yakin hal tersebut juga dapat berjalan di Lombok Tengah.

“Pendampingan, tukar pengetahuan ini perlu kita berikan kepada masyarakat khususnya perempuan”, tegasnya.

Belum lagi, kata Mega, soal pendidikan. Mei 2023, tercatat hampir 258 anak putus sekolah dengan beragam sebab, mulai dari soal ekonomi hingga karena menikah cepat.

Baca Juga :  Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

“Saya prihatin, Lombok Tengah ini menjadi mercusuar. Ada pantai yang indah, ada sirkuit internasional (MotoGP)”, keluhnya.

“Kalau banyak yang putus sekolah begini, lalu bagaimana dengan kualitas sumber daya manusia (SDM), ” sambungnya.

Mega menyebut, komitmennya terhadap perempuan dan pendidikan berkualitas memang telah dijalankan oleh pemerintah, namun hal itu dirasa masih perlu lebih ditingkatkan. Dengan maju menjadi legislator kemudian mengisi kursi di DPRD Provinsi NTB, ia ingin memberikan konsentrasi lebih serius pada soal perempuan dan pendidikan berkualitas.

“Hal lain (problem) di masyarakat menjadi perhatian saya. Tapi anak dan perempuan ini prioritas, ” ucapnya.

Rencana-rencananya ke depan, diakuinya telah didiskusikan bersama tim dan relawan yang terus bergerak mengenalkan Mega di Dapil 8. Secara khusus ia menegaskan, perhatian perempuan dan pendidikan berkualitas akan menjadi hal utama yang akan diurusnya selama menjadi wakil rakyat.

“Doakan ikhtiar ini. Bismillah, saya niatkan maju untuk pengabdian, ” ujar Megawati Lestari.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Dokter Umum RSUD Soedjono Selong, Dr Ario menjelaskan tentang Influenza A yang marak diperbincangkan saat ini.

Kesehatan

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:51 WITA

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA

Warga rentan, petani, dan pelaku usaha kecil menanggung beban kenaikan PKB dan PBBKB melalui Perda NTB No. 3/2026. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Gubernur Visioner atau Sekadar Penagih Pajak?

Senin, 5 Okt 2026 - 19:09 WITA