Polemik Lahan, Ahli Waris Ancam Tutup Pasar Tanjung Luar

Rabu, 3 September 2025 - 17:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Tanjung Luar, Daeng Saiful Rahman. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Desa Tanjung Luar, Daeng Saiful Rahman. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.comAhli waris Daeng Jaohari mengancam menyegel Pasar Tanjung Luar di Lombok Timur. Mereka menuntut ganti rugi atas lahan seluas 37 are yang telah digunakan sebagai pasar selama puluhan tahun tanpa kompensasi jelas.

Salah satu ahli waris, Daeng Marjuni, menyatakan memiliki bukti perjanjian pinjam pakai dari tahun 1968. Ia menegaskan sertifikat Hak Guna Pakai (HGP) yang dipegang Pemda telah kadaluarsa pada 2021.

Baca Juga :  Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

“Kalau tidak ada kabar dari pemerintah secepatnya, ya kita akan segel,” tegas Marjuni kepada wartwan, Rabu 3 September 2025 di Tanjung Luar.

Kepala Desa Tanjung Luar, Daeng Saiful Rahman, membenarkan sengketa ini berlangsung lama. Ia mengakui ahli waris memiliki bukti sah dan berharap masalah diselesaikan melalui musyawarah.

Baca Juga :  Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Dia juga mengungkapkan kompleksitas masalah, dimana sebagian area pasar justru dikuasai ahli waris dan pendapatan sewanya tidak masuk ke kas daerah. Sertifikat HGP Pemda juga disebut terbit secara sepihak.

Pemda dan ahli waris perlu segera duduk bersama untuk menyelesaikan sengketa ini. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA