Asosiasi Ojol Tuding Pertemuan dengan Wapres Gibran Janggal dan Penuh Rekayasa

Senin, 1 September 2025 - 15:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asosiasi Ojol Tuding Pertemuan dengan Wapens Gibran Janggal dan Penuh Rekayasa. (Foto: Lombokini.com/Wapresri.go.id).

Asosiasi Ojol Tuding Pertemuan dengan Wapens Gibran Janggal dan Penuh Rekayasa. (Foto: Lombokini.com/Wapresri.go.id).

LOMBOKINI.com – Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, membantah keras bahwa pengemudi berjaket ojol yang bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merupakan bagian dari organisasinya.

Igun menegaskan tidak mengenali dan tidak mengkoordinir kehadiran mereka. Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa pertemuan pada Ahad (31/8) itu berpotensi menimbulkan disinformasi publik.

“Mereka tidak pernah ada di lokasi (saat insiden Affan). Ini adalah sebuah rekayasa untuk memanfaatkan tragedi,” tegasnya di Jakarta, Senin 1 September 2025.

Baca Juga :  Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Ia menuding langkah Sekretariat Wapres ceroboh karena tidak berkoordinasi dengan asosiasi resmi. Sebelumnya, sebuah video dari akun resmi Setwapres memperlihatkan sejumlah pengemudi ojol sedang berdialog dengan Gibran. Mereka mengaku senang bisa menyampaikan keresahan dan mengklaim menemukan frekuensi yang sama dengan Wapres.

Baca Juga :  Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Dalam pertemuan itu, Gibran berjanji akan mengawal proses hukum terkait tewasnya Affan Kurniawan. Namun, Igun menilai pertemuan tersebut justru mencoreng fakta dan menimbulkan kekecewaan. Ia menegaskan bahwa Garda Indonesia siap berdialog dengan syarat hanya melibatkan asosiasi resmi.

Sementara itu, gelombang aksi nasional yang dipicu tragedi Affan Kurniawan dan tuntutan tunjangan DPR masih berlanjut dengan bentrokan terjadi di beberapa kota. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG
Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN
Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo di Istana: ‘Jadi Presiden Itu Berat’
Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Jelang Lebaran
Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan
Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi Tiga Bulan
Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA