Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang RI Utama untuk Jenderal Hoegeng, Teladan Polisi Berintegritas

Senin, 25 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo menyematkan Bintang RI Utama kepada keluarga mendiang Jenderal Hoegeng dalam upacara di Istana Negara, Senin 25 Agustus 2025. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Presiden Prabowo menyematkan Bintang RI Utama kepada keluarga mendiang Jenderal Hoegeng dalam upacara di Istana Negara, Senin 25 Agustus 2025. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKINI.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama kepada mendiang Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso.

Presiden menyerahkan tanda kehormatan tertinggi negara itu langsung kepada keluarga almarhum dalam sebuah upacara khidmat di Istana Negara, Jakarta, Senin 25 Agustus 2025.

Keluarga mengutus cucu Hoegeng, Krisnadi Ramajaya Hoegeng (Rama), yang didampingi sang istri, Sheila R Hoegeng, untuk menerima penghargaan tersebut.

Saat pembawa acara menyebut nama Hoegeng, ia menegaskan jasa besar mantan Kapolri periode 1968–1971 itu.

“Beliau memberikan jasa sangat luar biasa dalam bidang keamanan dan pelayanan masyarakat melalui kepemimpinan kepolisian yang dikenal bersih dan berintegritas. Beliau juga melakukan penindakan tegas terhadap korupsi, perjudian, dan penyelundupan, serta memberikan pelayanan publik yang humanis,” ujarnya.

Baca Juga :  Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Masyarakat luas mengenang Jenderal Hoegeng sebagai figur polisi yang sederhana, jujur, dan tegas dalam menegakkan hukum. Komitmennya untuk menindak praktik korupsi, perjudian, hingga penyelundupan membuatnya menjadi simbol integritas institusi kepolisian.

Penganugerahan ini menegaskan bahwa nilai perjuangan Hoegeng tetap hidup dan menjadi teladan lintas generasi.

Pemerintah memberikan Bintang Republik Indonesia Utama, yang mengatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009, kepada tokoh-tokoh yang memenuhi kriteria tertentu. Kriteria itu antara lain: berjasa sangat luar biasa bagi keutuhan dan kejayaan bangsa, pengabdiannya sangat berguna bagi negara, atau darmabaktinya diakui secara luas di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Sebagai informasi, Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 14 Oktober 1921 dan wafat di Jakarta pada 14 Juli 2004.

Masyarakat mengenal luas sosoknya karena keteguhan sikap, kesederhanaan hidup, dan keberaniannya menolak kompromi terhadap praktik-praktik yang mencederai hukum. Reputasinya sebagai “polisi paling jujur di Indonesia” membuat nama Hoegeng tetap harum hingga puluhan tahun setelah purna tugas. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat
Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Menggantikan Listyo Sigit
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WITA

Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA