Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Telusuri Etnomatematika di Masjid Bayan dan Bale Gumantar

Sabtu, 14 Juni 2025 - 22:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Hamzanwadi Eksplorasi Etnomatematika di Situs Budaya Lombok Utara. (Foto: Lombokini.com/Istimewa)

Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Hamzanwadi Eksplorasi Etnomatematika di Situs Budaya Lombok Utara. (Foto: Lombokini.com/Istimewa)

LOMBOKINI.com Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Hamzanwadi menggelar Kuliah Lapangan Etnomatematika dan Pembelajaran Kontekstual di dua situs budaya Kabupaten Lombok Utara, yaitu Masjid Kuno Bayan dan Bale Adat Gumantar. Kegiatan ini menerapkan pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning) untuk mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal.

Para mahasiswa mengeksplorasi bentuk geometri, pola simetri, serta konsep ukur panjang dan luas dalam arsitektur tradisional masjid dan bale adat. Mereka juga mewawancarai tokoh adat setempat untuk menggali nilai filosofis di balik bangunan serta praktik budaya yang terkait dengan logika dan struktur berpikir matematis masyarakat lokal.

Baca Juga :  Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Dr. Sri Supiyati, M.Pd.Si., Koordinator Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Hamzanwadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas perspektif mahasiswa tentang kontekstualisasi pembelajaran matematika.

“Melalui kuliah lapangan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari matematika sebagai ilmu eksak, tetapi juga melihat bagaimana matematika hidup dan melekat dalam budaya masyarakat. Masjid Kuno Bayan dan Bale Adat Gumantar menjadi media pembelajaran kaya unsur etnomatematika. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk mencetak guru matematika yang kreatif, adaptif, dan mampu mengintegrasikan nilai lokal dalam pembelajaran,” ujarnya melalui keterangan tertulis, pada Sabtu 14 Juni 2025.

Baca Juga :  IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Tokoh masyarakat dan pengelola situs budaya setempat memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Para mahasiswa diharapkan dapat menyusun bahan ajar kontekstual berbasis etnomatematika sebagai tindak lanjut.

Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Hamzanwadi terus mendorong inovasi pembelajaran yang relevan dengan konteks budaya, selaras dengan Kurikulum Merdeka dan semangat pelestarian kearifan lokal dalam dunia pendidikan. ***

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
IAI Al-Manan NU Lombok Timur Jalin MoU dengan ASTEEC, Bahas Peran AI dan Penguatan Karir
Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Himmah Teknik Gelar RAWIT 2026, Luncurkan Website dan Bedah Buku
Usut Korupsi DAK 2023, Jaksa Panggil Mantan Kadisbud NTB
Ketua SMSI Lombok Timur Raih Gelar Doktor, Jadi Inspirasi bagi Jurnalis
KKN IAI Hamzanwadi Kunjungi Museum Genggelang, Telusuri Narasi Sejarah yang Terlupakan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA