Pertama di Bali Nusra, Universitas Hamzanwadi Buka Prodi Pendidikan Khusus

Kamis, 30 Januari 2025 - 14:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertama di Bali Nusra, Universitas Hamzanwadi Buka Prodi Pendidikan Khusus . ( Foto: LOMBOKINI.com).

Pertama di Bali Nusra, Universitas Hamzanwadi Buka Prodi Pendidikan Khusus . ( Foto: LOMBOKINI.com).

LOMBOKINI.om – Universitas Hamzanwadi membuka Prodi Pendidikan Khusus atau lebih dikenal Pendidikan Luar Biasa (PLS).

Menariknya prodi ini pertama di wilayah Bali, NTB, dan NTT atau  Bali Nusa Tenggara (Bali Nusra).

“Alhamdulillah, saat ini Universitas Hamzanwadi sudah menerima surat keputusan untuk mengelola prodi baru dari kementerian”, ujar Warek 1 Dr. Abdullah Muzakar, M. Si, Kamis (30/01/2025).

Menurutnya, keberadaan Prodi Pendidikan Khusus di Universitas Hamzanwadi akan membuka peluang bagi para pendidik yang ingin berkontribusi dalam dunia calon pendidikan inklusif.

Baca Juga :  IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

“Kami berharap program studi ini dapat mencetak lulusan yang kompeten dalam menangani berbagai kebutuhan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, baik di sekolah inklusif maupun di sekolah luar biasa (SLB)”, katanya.

Dengan telah diterbitkannya surat keputusan dari kementerian, kata dia Universitas Hamzanwadi segera membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Prodi Pendidikan Khusus ini.

Harapannya, program ini dapat menarik minat para calon pendidik yang ingin mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak berkebutuhan khusus dan membawa perubahan positif dalam diri mereka.

Baca Juga :  Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Salah satu orang tua anak berkebutuhan khusus di Lombok Timur, Siti Rahma menyambut baik dibukanya prodi pendidikan khusus pertama di NTB bahkan Bali Nusra.

“Selama ini, kami sering kesulitan mencari guru yang benar-benar paham cara mengajar anak berkebutuhan khusus. Semoga lulusan dari Universitas Hamzanwadi bisa membantu lebih banyak anak-anak seperti anak kami”, harapnya.***

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
IAI Al-Manan NU Lombok Timur Jalin MoU dengan ASTEEC, Bahas Peran AI dan Penguatan Karir
Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Himmah Teknik Gelar RAWIT 2026, Luncurkan Website dan Bedah Buku
Usut Korupsi DAK 2023, Jaksa Panggil Mantan Kadisbud NTB
Ketua SMSI Lombok Timur Raih Gelar Doktor, Jadi Inspirasi bagi Jurnalis
KKN IAI Hamzanwadi Kunjungi Museum Genggelang, Telusuri Narasi Sejarah yang Terlupakan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA