LOMBOKINI.com — Kemeriahan menyelimuti pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (9/6/2026). Ribuan peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-NTB tumpah ruah mengikuti gelaran Pawai Ta’aruf yang mengambil rute dari Masjid Agung Lombok Tengah dan berakhir di Alun-Alun Tastura (Taman Wisata Kota Praya).
Pawai yang menjadi tradisi syiar keagamaan ini menampilkan keunikan budaya serta semangat religiusitas dari masing-masing kontingen. Salah satu perhatian tertuju pada rombongan Kabupaten Lombok Timur yang mengerahkan kekuatan penuh dengan menyiapkan total hingga 1.500 orang dalam iring-iringan tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Timur, H. Shulhi, menyatakan bahwa kehadiran jajarannya merupakan bentuk komitmen penuh untuk menyukseskan gelaran MTQ tingkat provinsi di Lombok Tengah.
Sesuai arahan Bupati Lombok Timur, Kemenag bersinergi erat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melebur dalam satu kontingen daerah.
Menariknya, Kemenag Lombok Timur mengirimkan jumlah personel yang melampaui rencana awal demi menambah semaraknya acara.
“Sesuai arahan Pak Bupati, kami bergabung dengan kawan-kawan OPD Lombok Timur. Awalnya direncanakan 100 orang dari unsur Kemenag, namun karena antusiasme yang tinggi, kami mengirimkan lebih dari 200 personel,” ujar H. Shulhi saat diwawancarai di sela-sela acara, Selasa (9/6).
Ia menambahkan bahwa seluruh kafilah dan kontingen dari bumi gora bagian timur ini datang dengan penuh semangat dan sukacita untuk menyemarakkan syiar Al-Qur’an.
Di akhir keterangannya, H. Shulhi juga menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan yang diberikan oleh masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah selaku tuan rumah. Menurutnya, atmosfer kehangatan dan antusiasme warga lokal menjadi energi positif tersendiri bagi kelancaran seluruh rangkaian acara.
“Alhamdulillah, kami menerima sambutan yang sangat besar dari masyarakat Lombok Tengah yang begitu semangat dan antusias dalam terselenggaranya acara ini,” pungkasnya.
Penulis : Paozan Azima







