Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., meresmikan Program Revitalisasi Pendidikan di SMKN 1 Sikur, Lombok Timur, Ahad 17 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., meresmikan Program Revitalisasi Pendidikan di SMKN 1 Sikur, Lombok Timur, Ahad 17 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa Sekolah Dasar (SD) mulai tahun ajaran 2027-2028.

Kementerian menyiapkan regulasi dan pelatihan untuk menjalankan kebijakan ini.

“Mulai 2027, Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD,” ujar Abdul Mu’ti saat meresmikan Program Revitalisasi Pendidikan di SMKN 1 Sikur, Lombok Timur, Ahad 17 Mei 2026

Kemendikdasmen tengah menyiapkan berbagai aspek pendukung agar kebijakan ini berjalan optimal. Salah satunya, kementerian melatih guru SD dalam mengajar Bahasa Inggris.

Baca Juga :  Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa

“Sekarang kami siapkan agar program itu berjalan melalui pelatihan para guru SD dalam mata pelajaran Bahasa Inggris,” jelasnya.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan. Pemerintah juga ingin membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 sejak dini.

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama. Karena itu, Kemendikdasmen melatih guru SD secara bertahap di seluruh daerah Indonesia.

Baca Juga :  Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

“Kami memberikan pelatihan secara bertahap kepada guru-guru SD di seluruh Indonesia,” katanya.

Ia menekankan bahwa revitalisasi dan digitalisasi pendidikan bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kemendikdasmen juga fokus pada peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru.

“Karena itu, Kemendikdasmen fokus pada peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah
Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:55 WITA

Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Senin, 22 Juni 2026 - 10:28 WITA

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Timur Gelar Rangkaian Aksi Sosial, Jaga Lingkungan hingga Bedah Rumah Dinas

Berita Terbaru