Distan Lotim Imbau Petani Antisipasi Genangan Air Akibat Hujan Lebat

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian kabupaten Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Pertanian kabupaten Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Pathul Kasturi, mengimbau para petani meningkatkan kewaspadaan terhadap curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayahnya. Ia menegaskan, fenomena ini memerlukan kesiapsiagaan bersama untuk melindungi tanaman dan hasil panen.

“Petani harus waspada terhadap genangan air karena dapat merusak tanaman dan menurunkan produktivitas pertanian,” tegas Pathul Kasturi di kantornya, Jumat 16 Januari 2026.

Ia menyampaikan imbauan ini sebagai langkah antisipasi. Menurutnya, pencegahan sejak dini jauh lebih efektif daripada penanganan setelah kerusakan terjadi.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

“Kami berharap kesadaran bersama dari petani untuk ikut peduli merawat irigasi, membersihkan saluran air, dan rutin memeriksa aliran air agar tetap lancar,” katanya.

Pathul Kasturi menjelaskan, salah satu upaya penting adalah memastikan saluran irigasi dan drainase berfungsi baik. Saluran air yang tersumbat dapat mengganggu kelancaran aliran dan memicu genangan di lahan.

“Musim hujan memang membawa berkah, tetapi juga memiliki risiko jika tidak kita kelola dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan, curah hujan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan banjir, terutama di daerah pertanian dataran rendah. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari kerugian lebih besar.

Baca Juga :  Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?

Dinas Pertanian Lombok Timur terus memantau kondisi pertanian di berbagai wilayah guna memastikan dampak cuaca ekstrem terminimalisir. Petani juga akan mendapatkan pendampingan yang mereka butuhkan.

Kepala Dinas yang akrab disapa Miq Kasturi ini menekankan, sinergi antara pemerintah dan petani menjadi kunci menjaga keberlangsungan produksi pertanian di tengah perubahan cuaca. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA