Warga Jerowaru Masih Krisis Air, Aktivis Desak Bupati Lotim Copot Plt Dirut PDAM

Rabu, 2 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lotim H. Haerul Warisin meresmikan operasi IPA SPAM Pantai Selatan dengan membuka keran, Kamis 13 Maret 2025. Turut hadir Sekda H M. Juaini Taofik dan Plt Dirut PDAM Sofyan Hakim. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lotim H. Haerul Warisin meresmikan operasi IPA SPAM Pantai Selatan dengan membuka keran, Kamis 13 Maret 2025. Turut hadir Sekda H M. Juaini Taofik dan Plt Dirut PDAM Sofyan Hakim. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Aktivis pemuda Geger Arif Budiman mengkritik keras proyek Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Pantai Selatan Lombok Timur senilai Rp 120 miliar lebih.

Ia menegaskan proyek ini gagal memenuhi hajat hidup masyarakat Lombok Timur bagian Selatan, khususnya Kecamatan Jerowaru.

Padahal Badan Penyelenggara Pembangunan Wilayah (BPPW) membiayai proyek untuk mengatasi krisis air bersih di wilayah tersebut.

PDAM Lombok Timur sebagai pengelola, menurutnya, gagal menjalankan SPAM yang seharusnya akan menyalurkan air bersih ke 3.885 rumah tangga di Kecamatan Jerowaru.

Karena itu, Geger mendesak Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, segera mencopot Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM, Sofyan Hakim.

Baca Juga :  Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Lebih lanjut, dia menyatakan masyarakat Jerowaru terus mengalami krisis air bersih setiap musim kemarau. Padahal Bupati meresmikan proyek SPAM Pantai Selatan sebagai solusi beberapa bulan lalu.

“Sayangnya, hingga kini PDAM belum mampu mengalirkan air ke masyarakat,” tegas Geger kepada media, Rabu 2 Juli 2025.

Aktivis asal Jerowaru ini menilai kepemimpinan Bupati Haerul Warisin dan Wakil Bupati Edwin Hadiwijaya (pasangan Iron-Edwin) yang mengusung Lombok Timur SMART gagal mengatasi persoalan air bersih.

Baca Juga :  DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG

“Saya prihatin melihat warga selalu kesulitan air bersih. PDAM gagal menyelesaikan masalah karena SPAM yang seharusnya menjadi solusi belum mampu mengalirkan air,” paparnya.

Geger menuding kinerja direksi PDAM tidak becus dan menyebabkan masalah berlarut. Ia juga menyoroti Plt Dirut Sofyan Hakim tidak kompeten karena bukan bidangnya serta dinilai tidak memenuhi syarat usia.

“Masyarakat terus menderita. Saya mendesak Bupati segera mencopot Plt Dirut ini karena tidak becus dan tidak memenuhi syarat,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:29 WITA

Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Berita Terbaru