Wabup Edwin Tekankan Peran Kader HMI sebagai Aset Pembangunan Daerah

Kamis, 9 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya berpose bersama peserta usai menjadi narasumber dalam Training Raya Latihan Kader II dan Latihan Khusus Kohati Tingkat Nasional di SKB Lombok Timur, Kamis 9 Oktober 2025). (Foto: Lombokini.com).

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya berpose bersama peserta usai menjadi narasumber dalam Training Raya Latihan Kader II dan Latihan Khusus Kohati Tingkat Nasional di SKB Lombok Timur, Kamis 9 Oktober 2025). (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya bangga atas konsistensi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Selong dalam mencetak kader. Ia menegaskan hal itu saat menjadi pembicara dalam Training Raya Latihan Kader II dan Latihan Khusus Kohati tingkat Nasional, dengan menyebut organisasi mahasiswa ini sebagai aset berharga pembangunan daerah.

“Kita harus terus menjaga hal seperti ini karena para kader ini adalah generasi yang akan memimpin bangsa ke depan,” ujar Wabup Edwin di hadapan peserta pelatihan di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Kamis 9 Oktober 2025.

Wabup mengakui kualitas kader HMI yang mengutamakan latar belakang intelektual sebagai kekuatan utama organisasi. Ia menekankan, para kader harus melengkapi kekurangan generasi saat ini dan mempersiapkan diri untuk peran strategis mereka di masa depan.

Baca Juga :  Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Lebih lanjut, Wabup Edwin menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai fondasi menghadapi dinamika global yang penuh ketidakpastian dan tantangan teknologi yang ekspansif. “Saya tegaskan, wawasan kebangsaan bukan sekadar materi hafalan, melainkan harus kita wujudkan dalam aksi nyata yang lahir dari nurani,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan harus membangkitkan semangat, dimulai dari diri sendiri, lalu berkembang ke organisasi, dan akhirnya ke masyarakat.

“Dalam menjaga jati diri bangsa di tengah ketidakpastian global, wawasan kebangsaan inilah solusi yang kita pilih,” tegasnya.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyoroti isu bonus demografi. Ia mendorong agar para pencari kerja menjadi lebih produktif dan tidak menjadi beban. Selain itu, Ia menekankan perlunya penguatan karakter dan toleransi dalam masyarakat Indonesia yang multikultural.

Kepada seluruh kader HMI, Wabup Edwin berpesan untuk menjalankan peran kritis secara elegan dan akademis. Ia mendorong HMI memanfaatkan forum diskusi di tingkat desa, seperti Karang Taruna, dan berperan aktif dalam Musyawarah Desa untuk memberikan rekomendasi cerdas kepada pemerintah dan DPRD.

“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Setiap tindakan akan menjadi bagian dari perubahan. Mari kita beraksi, bukan hanya menjadi penonton,” tutupnya. ***

Penulis : Najamudin Annaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA