TNI AL Tegaskan Netral dalam Konflik Warga Teluk Ekas-Awang

Minggu, 10 Agustus 2025 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL Tegaskan Netral dalam Konflik Warga Teluk Ekas-Awang. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

TNI AL Tegaskan Netral dalam Konflik Warga Teluk Ekas-Awang. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Pangkalan TNI AL Mataram angkat suara menanggapi insiden antara warga Teluk Ekas dan Teluk Awang beberapa hari lalu. Komandan Lanal (Danlanal) Mataram, Kolonel Marinir Achmad Hadi Alhasny, menegaskan pihaknya tidak berpihak pada kelompok warga mana pun.

“Kami tekankan bahwa kami tidak memiliki kepentingan dengan pihak mana pun, baik Teluk Awang maupun Ekas,” tegas Hadi, Sabtu 9 Agustus 2025.

Hadi juga membantah kebenaran sebuah foto yang beredar beserta narasi bahwa TNI AL tengah membawa wisatawan mancanegara di perairan Teluk Ekas. Menurutnya, orang-orang dalam foto tersebut bukan wisatawan.

“Itu salah informasi. Foto yang tersebar itu mengabadikan personel kami saat sedang melakukan patroli di perairan, karena saat itu masih terasa konflik,” jelasnya.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan kecil di Pantai Ekas, Jerowaru, Lombok Timur. Sebuah video memperlihatkan personel TNI dari Pos AL (Posal) Teluk Awang bersitegang dengan pihak Satpol PP Lombok Timur.

Baca Juga :  S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur

Komandan Posal Teluk Awang, Kapten Marinir Endarto, mengungkapkan bahwa ketegangan bermula dari laporan penyanderaan warga Teluk Awang oleh warga Teluk Ekas di Pantai Ekas. Endarto yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk meredakan ketegangan.

“Posal Awang pun berkoordinasi dengan Polairud untuk melakukan patroli sekaligus mengecek kebenaran laporan tersebut,” terangnya.

Sesampainya di lokasi, Danposal dan pihak Satpol PP berdiskusi. Namun, diskusi malah berujung pada saling bentak dari kedua belah pihak.

“Kami meminta warga tersebut untuk dibebaskan sambil mencari jalan keluar bersama. Saya tegaskan bahwa kami hanya menjalankan Undang-undang,” tegas Endarto.

Beruntung, pihak-pihak yang berkonflik berhasil meredam insiden dan bersepakat untuk berdamai. Selanjutnya, akan berlangsung mediasi langsung dengan Pemerintah Provinsi NTB guna menengahi masalah persaingan usaha di teluk tersebut.

Baca Juga :  Hujan Lebat Picu Banjir di Jerowaru Lombok Timur

“Bahkan sebelum meninggalkan lokasi, kami berfoto bersama semua pihak sebagai tanda bahwa tidak ada masalah yang tersisa,” ujar Endarto.

Lebih lanjut, Danlanal meminta warga tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berseliweran di media sosial. Ia berharap warga menjunjung tinggi norma hukum dalam menyelesaikan persoalan.

Menurut Achmad, semua persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Ia memastikan TNI AL memihak pada hukum yang berlaku, yakni Undang-undang dan aturan turunannya.

“Segala bentuk eksplorasi, konservasi, dan tata kelola laut diatur oleh Undang-undang, bukan kita yang mengatur. Kita bicara kepentingan negara di sini, bukan kepentingan sektoral,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Tim SAR Temukan Balita Hanyut di Selong dalam Kondisi Meninggal di Pulau Moyo
Hujan Lebat Picu Banjir di Jerowaru Lombok Timur
Ratusan Warga Lombok Timur Bongkar Jalan Provinsi, Saluran Irigasi Tersumbat Picu Amarah
Longsor Blokir Total Jalur Wisata Pusuk Sembalun, Alat Berat Dikerahkan
Wali Murid Pukuli Ibu Rumah Tangga hingga Gigi Patah di Aikmel
Kadis Dikbud Lotim Serukan Pencegahan Perundungan Usai Dugaan Kasus di SD Pringgabaya
Siswa Kelas 1 SD di Lombok Timur Diduga Alami Patah Tulang Akibat Diinjak Teman
Janda 65 Tahun dan Dua Anaknya Terpaksa Bertahan di Rumah Rusak Diterjang Angin

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:43 WITA

Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:25 WITA

Pengamat: Tingkat Kemiskinan Lombok Timur Capai Target, tapi Kemiskinan Ekstrem Tak Masuk RPJMD

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:41 WITA

Inflasi Ramadan 1447 H: Pengamat Minta Eliminasi ‘Mutant Statistics’

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:21 WITA

Warga Duga Korupsi Menu MBG di Lombok Timur, Nilai Jeblok Rp 3000 per Siswa

Berita Terbaru