TNI AL Tegaskan Netral dalam Konflik Warga Teluk Ekas-Awang

Minggu, 10 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL Tegaskan Netral dalam Konflik Warga Teluk Ekas-Awang. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

TNI AL Tegaskan Netral dalam Konflik Warga Teluk Ekas-Awang. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com – Pangkalan TNI AL Mataram angkat suara menanggapi insiden antara warga Teluk Ekas dan Teluk Awang beberapa hari lalu. Komandan Lanal (Danlanal) Mataram, Kolonel Marinir Achmad Hadi Alhasny, menegaskan pihaknya tidak berpihak pada kelompok warga mana pun.

“Kami tekankan bahwa kami tidak memiliki kepentingan dengan pihak mana pun, baik Teluk Awang maupun Ekas,” tegas Hadi, Sabtu 9 Agustus 2025.

Hadi juga membantah kebenaran sebuah foto yang beredar beserta narasi bahwa TNI AL tengah membawa wisatawan mancanegara di perairan Teluk Ekas. Menurutnya, orang-orang dalam foto tersebut bukan wisatawan.

“Itu salah informasi. Foto yang tersebar itu mengabadikan personel kami saat sedang melakukan patroli di perairan, karena saat itu masih terasa konflik,” jelasnya.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan kecil di Pantai Ekas, Jerowaru, Lombok Timur. Sebuah video memperlihatkan personel TNI dari Pos AL (Posal) Teluk Awang bersitegang dengan pihak Satpol PP Lombok Timur.

Komandan Posal Teluk Awang, Kapten Marinir Endarto, mengungkapkan bahwa ketegangan bermula dari laporan penyanderaan warga Teluk Awang oleh warga Teluk Ekas di Pantai Ekas. Endarto yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk meredakan ketegangan.

“Posal Awang pun berkoordinasi dengan Polairud untuk melakukan patroli sekaligus mengecek kebenaran laporan tersebut,” terangnya.

Sesampainya di lokasi, Danposal dan pihak Satpol PP berdiskusi. Namun, diskusi malah berujung pada saling bentak dari kedua belah pihak.

“Kami meminta warga tersebut untuk dibebaskan sambil mencari jalan keluar bersama. Saya tegaskan bahwa kami hanya menjalankan Undang-undang,” tegas Endarto.

Beruntung, pihak-pihak yang berkonflik berhasil meredam insiden dan bersepakat untuk berdamai. Selanjutnya, akan berlangsung mediasi langsung dengan Pemerintah Provinsi NTB guna menengahi masalah persaingan usaha di teluk tersebut.

“Bahkan sebelum meninggalkan lokasi, kami berfoto bersama semua pihak sebagai tanda bahwa tidak ada masalah yang tersisa,” ujar Endarto.

Lebih lanjut, Danlanal meminta warga tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berseliweran di media sosial. Ia berharap warga menjunjung tinggi norma hukum dalam menyelesaikan persoalan.

Menurut Achmad, semua persoalan dapat diselesaikan dengan kepala dingin. Ia memastikan TNI AL memihak pada hukum yang berlaku, yakni Undang-undang dan aturan turunannya.

“Segala bentuk eksplorasi, konservasi, dan tata kelola laut diatur oleh Undang-undang, bukan kita yang mengatur. Kita bicara kepentingan negara di sini, bukan kepentingan sektoral,” pungkasnya. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WITA

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA