STIT Wali Jerowaru Raih Akreditasi ‘Baik Sekali’, Siap Buka Tiga Prodi Baru

Rabu, 27 Agustus 2025 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

STIT Wali Jerowaru Raih Akreditasi 'Baik Sekali', Siap Buka Tiga Prodi Baru. (Foto: Lombokini.com).

STIT Wali Jerowaru Raih Akreditasi 'Baik Sekali', Siap Buka Tiga Prodi Baru. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Wali Jerowaru meraih predikat Akreditasi ‘Baik Sekali’. Prestasi ini menempatkan STIT Wali sebagai pemegang nilai akreditasi tertinggi se-wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Meski akreditasi sebelumnya dari BAN-PT masih berlaku hingga 2028, pihak kampus mengajukan reakreditasi lebih awal untuk mendukung pengembangan lembaga, khususnya penambahan program studi baru.

Ketua STIT Wali Jerowaru, M. Ali Syahbana, mengusulkan tiga prodi baru yang menunggu izin penyelenggaraan pada tahun depan. Ketiga prodi tersebut adalah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Tadris Bahasa Inggris.

Baca Juga :  Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

“Alhamdulillah kami berhasil memperoleh predikat akreditasi Baik Sekali. Predikat ini menggambarkan kualitas kami. Semoga ke depan, kami bisa meraih Akreditasi Unggul,” ujarnya, Rabu, 27 Agustus 2025.

Ali menjelaskan bahwa akreditasi sangat penting bagi kelangsungan visi dan misi lembaga. Salah satu tujuannya adalah untuk menjamin kualitas pendidikan dan lulusan.

“Insya Allah STIT Wali akan terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan untuk memenuhi standar nasional pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga :  DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Pihak kampus mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Dayama, seluruh civitas akademika, dan semua pihak yang telah mendukung hingga Prodi MPI berhasil menjadi satu-satunya prodi di Bali Nusra dengan Akreditasi Baik Sekali.

Selain itu, Ali Syahbana menargetkan peningkatan status STIT menjadi Institut pada tahun 2026-2027.

“Kami memohon dukungan semua pihak. Target kami, STIT Wali akan menjadi Institut di tahun 2027 dan bertransformasi menjadi Universitas pada tahun 2030,” ungkapnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)
Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi
Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI
Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:33 WITA

Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:16 WITA

Jurnalis Warga dan Konten Kreator Kampanyekan Irigasi Tetes untuk Lahan Kering

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WITA

Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:26 WITA

Gubernur NTB Serukan Solidaritas dan Pelestarian Lingkungan pada Peringatan Isra’ Mi’raj

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:06 WITA

Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Tiga Bulan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Khazanah

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:45 WITA