Silaturrahmi ke Dewan Pakar Parekraf, Film Seher Tuai Apresiasi Pemerintah

Senin, 17 Maret 2025 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturrahmi ke Dewan Pakar Parekraf, Film Seher Tuai Apresiasi Pemerintah. (Foto: Lpmbokini.com).

Silaturrahmi ke Dewan Pakar Parekraf, Film Seher Tuai Apresiasi Pemerintah. (Foto: Lpmbokini.com).

LOMBOKINI.com Pembina dan dari pendamping Dewan kesenian Lombok Timur (DKLT), Ashwan Kaelani, membersamai crew dan sutradara film The Vengeance of Seher, Gagas Fagiara Gamarsese bersilaturrahmi di kediaman Dewan Pakar Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Taufan Rahmadi di Mataram, Ahad 16 Maret 2025.

Pada pertemuan tersebut, Taufan banyak mendengar cerita dari sutradara terkait proses produksi dan lainnya. Pembina Lenteng Tedes, Erwin Hidayat juga mennyampaikan laporan tentang harapan untuk pemerintah pusat dalam hal ini Direktur Industri Kreatif, Musik, Film dan Animasi di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk mensupport karya anak bangsa khususnya putra Lombok timur yang sederhana namun phenomenal ini.

Gagas menyampaikan bahwa film Seher juga bisa ditonton di Netflix, bukan hanya di YouTube. Hal ini dengan harapan agar film tersebut dapat dinikmati oleh penonton internasional.

“Dengan adanya Netflix, kami berharap film ini bisa dinikmati oleh audiens internasional. Sehingga tidak hanya dikenal di lokal maupun dalam negeri, tetapi juga bisa menjadi salah satu karya yang dapat membanggakan industri perfilman Indonesia.” Ucapnya.

Baca Juga :  BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film 'Pesta Babi', 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias

Hal ini sejalan dengan jargon Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal yang menginginkan NTB Makmur Mendunia melakui karya Film.

Film bergenre horor itu digarap selama 2 tahun. Ditayangkan di YouTube tanggal 11 Maret 2025, dan telah mendapat 2. 112. 222 pwnayangan ketika berita ini dinaikkan.

Untuk diketahui bahwa Seher Lenteng Tedes sendiri mengusung cerita horor yang kental dengan nuansa budaya lokal, menggambarkan kepercayaan mistis yang berkembang di masyarakat. Film ini diambil langsung dari kehidupan di Dusun Gubuk Daya, Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.

Sementara itu, ketua umum DKLT, Ashwan yang ikut juga mendapampingi mempunyai harapan yang sama untuk apresiasi terhadap karya pemuda NTB ini agar dapat menasional dan mendunia.

Baca Juga :  BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film 'Pesta Babi', 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias

“Ini ikhtiar yang kami bisa lakukan selaku Dewan kesenian Lombok timur adalah Lembaga non struktural yang mempunyai tugas pokok dan fungsi memberikan apresiasi dan ruang bagi karya karya seni pemuda dan masyarakat Lombok Timur untuk lebih dikenal di masyarakat luas, karena pastinya Lombok timur memiiki potensi yang besar juga atas karya karya seni yang sama dan mungkin lebih juga dari karya yang ada di luar daerah,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Dewan Pakar Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Bidang Pariwisata, Taufan Rahmadi menyampaikan bahwa ketika menonton film Seher ini ada sesuatu yang memberikan lompatan bagi karya anak bangsa khusus Kabupaten Lombok Timur untuk naik kelas.

“Jadi, Karya putra-putri Lombok Timur, Provinsi NTB yang disutradarai oleh Mas Gagas Fagiara Gamarsese tidak kalah dengan karya-karya daerah lain. Serta bisa berkompetisi di tingkat nasional maupun Internasional,” jelasnya.***

Penulis : Eyok el Abrorii

Editor : El

Berita Terkait

BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film ‘Pesta Babi’, 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias
KKN IAI Hamzanwadi Kunjungi Museum Genggelang, Telusuri Narasi Sejarah yang Terlupakan
Menyingkap Ruang Bawah Tanah: Borka dan Transformasi Teater Lho Indonesia di FTI 2025
Perang Topat Bukan Toleransi
Para Budayawan Sepakati Pembentukan Dewan Kebudayaan di Tiap Daerah
Kake Ashwan Luncurkan ‘Pulanglah’, Single Perdana yang Menyentuh Hati Perantau
Wabup Edwin Serahkan Santunan dan Dokumen pada Puncak Pesona Budaya Pengadangan
Dende Tamari: Perempuan Sasak Menentang Kekuasaan

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:17 WITA

Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:47 WITA

Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:57 WITA

Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:39 WITA

Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Berita Terbaru

Seorang guru membagikan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa di salah satu sekolah. (Foto: Lombokini.com/Badan Gizi Nasional).

Opini

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA