RSUD Soedjono Selong Siap Layani Pemasangan Ring Jantung

Senin, 3 Februari 2025 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr R. Soedjono Selong, dr. Hasbi Santoso. (Foto: Lombokini.com).

Direktur RSUD dr R. Soedjono Selong, dr. Hasbi Santoso. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengumumkan kesiapannya untuk melayani pemasangan ring jantung pada tahun ini.

“Kami telah membuka outlet baru pemasangan ring jantung, dan akan mulai beroperasi di 2025,” kata Direktur RSUD dr R. Soedjono Selong, dr. Hasbi Santoso, Senin (3/2/2025).

Hasbi menjelaskan sarana dan prasarana untuk mendukung pelayanan tersebut telah disiapkan. Meski demikian, pelayanan pemasangan ring jantung baru dapat dimulai pada Oktober 2025.

Baca Juga :  Cek Gula Darah hingga Kolesterol, Dinkes Lotim Buka Layanan Gratis bagi Pengunjung Festival Muharram

“Semoga layanan ini bisa dinikmati dan memberikan manfaat besar bagi pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” harapnya.

Selain itu, Hasbi juga menyoroti kekurangan dokter spesialis yang masih dihadapi RSUD Selong. Pihaknya telah mengirim beberapa dokter untuk pendidikan spesialis bedah di NTB guna mengatasi masalah tersebut.

Mengenai penggajian dokter spesialis dan honorer, Hasbi menjelaskan bahwa seluruh honorer di RSUD Selong kini dibayar oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan total anggaran mencapai Rp 830 juta per bulan, di luar insentif.

Baca Juga :  Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

“Kalau bicara insentif dokter spesialis per bulan sebesar Rp15 juta,” katanya.

Untuk honorer, Hasbi memastikan tidak ada yang menerima honor di bawah satu juta rupiah, di luar jasa pelayanan (Jaspel).

“Insentif para honorer itu per bulan di atas satu juta, karena tuntutan kerjanya lebih berat,” jelasnya.

Saat ini, RSUD Selong memiliki 930 tenaga honorer dan 500 pegawai negeri sipil (PNS). ***

Berita Terkait

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terbaru