Rinjani Rengganis Gelar Ujian Tingkat II, Lestarikan Budaya Sasak

Rabu, 18 Juni 2025 - 16:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rinjani Rengganis Gelar Ujian Tingkat II, Lestarikan Budaya Sasak. (Foto: Lombokini.com).

Rinjani Rengganis Gelar Ujian Tingkat II, Lestarikan Budaya Sasak. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Sanggar Seni Rinjani Rengganis di Desa Kedome, Kecamatan Keruak, Lombok Timur sukses menyelenggarakan ujian kenaikan tingkat kedua bagi 30 lebih muridnya pada Rabu, 18 Juni 2025.

Kegiatan ini menandai pencapaian penting dalam upaya pelestarian kesenian tradisional Sasak di tengah arus modernisasi.

Ibu Sainah selaku pendiri sanggar memimpin langsung proses ujian yang terbagi dalam beberapa sesi.

“Kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga memahami filosofi budaya kita,” ujar Sainah pada Lombokini.com dengan semangat, Rabu 18 Juni 2025.

Baca Juga :  Polisi Pastikan Pria yang Ditemukan di Pinggir Jalan Pringgabaya Bukan Korban Begal

Para peserta dari Desa Kedome dan Pijot tersebut menunjukkan kemahiran mereka dalam tari tradisional, tembang Sasak, serta pertunjukan kolosal kisah rakyat.

Husnul Hasanah, salah satu pelatih tari, menjelaskan bahwa sistem jenjang dalam ujian membantu memotivasi peserta. “Kami melihat perkembangan signifikan baik dalam keterampilan maupun kepercayaan diri anak-anak,” katanya.

Tak hanya itu, kegiatan ini berhasil menarik perhatian orang tua seperti Bu Atun dari Selong yang berencana mendaftarkan anaknya.

Pendiri Sanggar Seni Rinjani Rengganis, Ibu Sainah.
Pendiri Sanggar Seni Rinjani Rengganis, Ibu Sainah. (Foto: Lombokini.com).

Sanggar yang berdiri sejak tiga tahun lalu ini konsisten menggelar kegiatan tanpa memungut biaya.

Baca Juga :  Ekonomi Lombok Timur Tumbuh Positif 7 Persen, Pertanian Jadi Penggerak Utama

“Semua biaya kami tanggung sendiri karena ini adalah bentuk pengabdian kami,” tegas Sainah.

Ke depan, ia berharap mendapat dukungan lebih dari pemerintah dan masyarakat untuk memperluas dampak positifnya.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore itu turut dihadiri tokoh masyarakat dan perwakilan pemerintah desa. Mereka menyaksikan langsung antusiasme peserta yang telah berlatih selama berbulan-bulan.

Melalui kegiatan semacam ini, Rinjani Rengganis membuktikan komitmennya sebagai benteng pelestarian budaya di era digital. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik
BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 dengan Mendata Bupati Lombok Timur sebagai Contoh
Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur
TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru