Rinjani Rengganis Gelar Ujian Tingkat II, Lestarikan Budaya Sasak

Rabu, 18 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rinjani Rengganis Gelar Ujian Tingkat II, Lestarikan Budaya Sasak. (Foto: Lombokini.com).

Rinjani Rengganis Gelar Ujian Tingkat II, Lestarikan Budaya Sasak. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Sanggar Seni Rinjani Rengganis di Desa Kedome, Kecamatan Keruak, Lombok Timur sukses menyelenggarakan ujian kenaikan tingkat kedua bagi 30 lebih muridnya pada Rabu, 18 Juni 2025.

Kegiatan ini menandai pencapaian penting dalam upaya pelestarian kesenian tradisional Sasak di tengah arus modernisasi.

Ibu Sainah selaku pendiri sanggar memimpin langsung proses ujian yang terbagi dalam beberapa sesi.

“Kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga memahami filosofi budaya kita,” ujar Sainah pada Lombokini.com dengan semangat, Rabu 18 Juni 2025.

Baca Juga :  Guru Lauq Indonesia dan Repoq Literasi Luncurkan Program Belajar Aksara Sasak

Para peserta dari Desa Kedome dan Pijot tersebut menunjukkan kemahiran mereka dalam tari tradisional, tembang Sasak, serta pertunjukan kolosal kisah rakyat.

Husnul Hasanah, salah satu pelatih tari, menjelaskan bahwa sistem jenjang dalam ujian membantu memotivasi peserta. “Kami melihat perkembangan signifikan baik dalam keterampilan maupun kepercayaan diri anak-anak,” katanya.

Tak hanya itu, kegiatan ini berhasil menarik perhatian orang tua seperti Bu Atun dari Selong yang berencana mendaftarkan anaknya.

Pendiri Sanggar Seni Rinjani Rengganis, Ibu Sainah.
Pendiri Sanggar Seni Rinjani Rengganis, Ibu Sainah. (Foto: Lombokini.com).

Sanggar yang berdiri sejak tiga tahun lalu ini konsisten menggelar kegiatan tanpa memungut biaya.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

“Semua biaya kami tanggung sendiri karena ini adalah bentuk pengabdian kami,” tegas Sainah.

Ke depan, ia berharap mendapat dukungan lebih dari pemerintah dan masyarakat untuk memperluas dampak positifnya.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore itu turut dihadiri tokoh masyarakat dan perwakilan pemerintah desa. Mereka menyaksikan langsung antusiasme peserta yang telah berlatih selama berbulan-bulan.

Melalui kegiatan semacam ini, Rinjani Rengganis membuktikan komitmennya sebagai benteng pelestarian budaya di era digital. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Guru Lauq Indonesia dan Repoq Literasi Luncurkan Program Belajar Aksara Sasak
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:57 WITA

Guru Lauq Indonesia dan Repoq Literasi Luncurkan Program Belajar Aksara Sasak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA