Puting Beliung di Kuangwai Lombok Timur Rusak 74 Rumah dan Lukai Lima Warga

Senin, 12 Januari 2026 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puting Beliung di Kuangwai, Lombok Timur Rusak 74 Rumah dan Lukai Lima Warga. (Foto: Lombokini.com).

Puting Beliung di Kuangwai, Lombok Timur Rusak 74 Rumah dan Lukai Lima Warga. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Puting beliung memorak-porandakan puluhan rumah di Dusun Kuangwai, Desa Menceh, Lombok Timur, NTB, pada Ahad 11 Januari 2026. Badai ini merusak 74 unit rumah dan melukai lima warga.

Kepala Desa Menceh, Idrus, memaparkan rincian kerusakan. “Angin menyebabkan sembilan rumah rusak berat, 11 unit rusak sedang, dan 54 unit lainnya rusak ringan,” jelasnya, Senin 12 Januari 2016. Badai juga melukai tiga anak kecil, satu remaja, dan satu orang tua.

“Semua korban luka sudah kami bawa ke Puskesmas,” tambahnya.

Baca Juga :  PB HMI Kecam Kekerasan Aparat, Ancam Eskalasi Aksi Nasional

Di antara korban terdampak, kisah Serim (90) menyita perhatian. Perempuan lanjut usia yang tinggal sendiri itu selamat meski terjebak di rumah bambunya yang hancur.

“Nenek Serim sedang tidur saat angin datang,” tutur, Maini Hariati tetangga nenek Serim kepada media di lokasi.

Usai kejadian, Nenek Serim sempat mengomel melihat rumahnya rusak. “Beliau bertanya, ‘Siapa yang rusak rumah saya?’. Mungkin karena faktor usia,” cerita Maini. Saat ini, Serim mengungsi sementara di rumah Maini karena rumahnya tidak lagi layak huni.

Baca Juga :  Dua Kader Himmah NWDI Luka Berat Usai Bentrok dengan Aparat di Kantor Bupati Lombok Timur

Pasca-bencana, warga setempat mulai memperbaiki rumah yang rusak ringan. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur bersama Dinas Sosial dan Tagana telah menyalurkan bantuan logistik.

Bantuan berupa makanan siap saji, selimut, terpal, dan peralatan bayi itu diberikan dalam status Siaga Darurat bencana yang berlaku hingga Maret 2026.

BPBD juga melakukan kaji cepat dan penanganan darurat dengan melibatkan TNI-Polri, Tagana, aparatur desa, serta masyarakat setempat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Longsor Blokir Total Jalur Wisata Pusuk Sembalun, Alat Berat Dikerahkan
Wali Murid Pukuli Ibu Rumah Tangga hingga Gigi Patah di Aikmel
Kadis Dikbud Lotim Serukan Pencegahan Perundungan Usai Dugaan Kasus di SD Pringgabaya
Siswa Kelas 1 SD di Lombok Timur Diduga Alami Patah Tulang Akibat Diinjak Teman
Janda 65 Tahun dan Dua Anaknya Terpaksa Bertahan di Rumah Rusak Diterjang Angin
Kekerasan Aparat Lukai Kader HMI dan Himmah NWDI di Kantor Bupati Lotim
HMI Kecam Kekerasan Aparat, Ancam Gelar Aksi Besar
Dua Kader Himmah NWDI Luka Berat Usai Bentrok dengan Aparat di Kantor Bupati Lombok Timur

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:14 WITA

Gaji ASN NTB Membeku di Bank NTB Syariah, Sistem Dipertanyakan

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:54 WITA

Diskop UKM Lotim Imbau Penerima Bantuan Segera Perbaiki Rekening Bermasalah

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:11 WITA

Pungli Wisata Lombok Tembus Rp 360 Juta per Tahun, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Senin, 5 Januari 2026 - 18:05 WITA

PDO NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam ke Grab, Gocar, dan Maxim Terkait Tarif Baru

Senin, 29 Desember 2025 - 23:30 WITA

Pemkab Lotim Revitalisasi Pasar Rensing dan Suela pada 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 23:05 WITA

FH UNS Serahkan Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Robusta Lemukih ke Pemerintah Buleleng

Senin, 29 Desember 2025 - 14:46 WITA

Samsat Rinjani Selong Lampaui Target, Setor Rp 83 Miliar ke Lombok Timur

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:39 WITA

Bapenda Lotim Pacu Realisasi, Target PAD Rp 557 Miliar Dikejar

Berita Terbaru