Polemik Pemberitaan TGB: Jamaah NWDI Diminta Tenang dan Tidak Terprovokasi

Sabtu, 15 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (ISNWDI) Dr. Heri Hadi Saputra. (Foto: Lombokini.com).

Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (ISNWDI) Dr. Heri Hadi Saputra. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Beredarnya pemberitaan di media mengenai Tuan Guru Bajang (TGB) Dr. Muhammad Zainul Majdi yang menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi NTB Convention Center (NCC) mendapat respons dari berbagai kalangan.

Salah satu media dalam pemberitaannya menyebutkan bahwa TGB ‘kabur’ melalui pintu belakang setelah diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB sebagai saksi dalam kasus NCC tersebut.

Merespons hal itu, Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (ISNWDI) Dr. Heri Hadi Saputra menyesalkan diksi ‘kabur’ yang digunakan oleh media tersebut.

Menurutnya, penggunaan kata tersebut dapat merugikan nama baik TGB yang dikenal sebagai tokoh nasional dan sosok yang bertanggung jawab.

“Sikap kabur bukan karakter beliau (TGB), apalagi beliau adalah sosok yang bertanggung jawab atas apa yang diyakininya selama ini. Kami sangat menyesalkan jika ada pemberitaan yang menyebut TGB kabur, karena itu tidak benar”, tegas Heri, yang juga mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dalam keterangan resminya kepada media pada Sabtu, 15 Februari 2025.

Baca Juga :  Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Dia juga meminta seluruh masyarakat dan jamaah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar mengenai Tuan Guru Bajang (TGB).

“TGB adalah tokoh yang dihormati, tidak hanya di NTB, tetapi juga di tingkat nasional. Beliau memiliki kontribusi besar dalam membangun daerah dan negara. Karena itu, kita perlu tetap menjaga rasa hormat kepada beliau dan mengedepankan prasangka positif. Pemberitaan yang tidak berimbang dapat merusak citra beliau dan menimbulkan kegelisahan di masyarakat”, katanya.

Baca Juga :  Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati NTB, Efrien Saputra, menegaskan bahwa tidak ada unsur ‘kabur’ ketika TGB keluar dari gedung Kejati pada Kamis malam, 13 Februari 2025.

“TGB keluar melalui pintu belakang karena pintu utama sudah ditutup pada malam hari. Ini murni masalah operasional gedung, bukan karena ada upaya menghindari publik,” jelas Efrien.

Efrien menambahkan bahwa kondisi gedung pada malam hari mengharuskan penggunaan pintu belakang.

“Pintu utama sudah ditutup karena sudah malam. Jadi, semua orang yang keluar pada waktu itu harus melalui pintu belakang. Ini bukan perlakuan khusus, melainkan prosedur standar,” pungkasnya. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jerry Dorong Penguatan Hulu agar NTB Jadi Pusat Industri Kelapa
Pemilik Lahan Mata Air Ambung dan LSM Garuda akan Demo ke Kantor Bupati dan PDAM Lotim
Alumni Unram Pertanyakan Keterlambatan Munas IKA Unram
Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas
HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027
ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:29 WITA

Jerry Dorong Penguatan Hulu agar NTB Jadi Pusat Industri Kelapa

Minggu, 1 November 2026 - 20:59 WITA

Pemilik Lahan Mata Air Ambung dan LSM Garuda akan Demo ke Kantor Bupati dan PDAM Lotim

Minggu, 1 November 2026 - 19:48 WITA

Alumni Unram Pertanyakan Keterlambatan Munas IKA Unram

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:59 WITA

Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WITA

HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027

Berita Terbaru