Pjs Kades Puncak Jeringo Tegaskan Dana Desa untuk Membangun, Bukan Dikorupsi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pjs Kepala Desa Puncak Jeringo, Mulyadi. (Foto: Lombokini.com).

Pjs Kepala Desa Puncak Jeringo, Mulyadi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, memasang spanduk berisi imbauan keras di lokasi-lokasi strategis desa. Spanduk bertuliskan, “Jangan main-main dengan uang rakyat. Dana desa untuk membangun desa, bukan untuk dikorupsi,” itu menegaskan komitmennya menjaga akuntabilitas dana desa.

Pjs Kades Mulyadi menekankan pentingnya keterbukaan dan disiplin anggaran. “Dana desa adalah amanah rakyat. Tidak boleh ada celah penyalahgunaan. Transparansi dan pengawasan bersama adalah kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, Kamis 2 Oktober 2025.

Baca Juga :  Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen

Menurut Mulyadi, dana desa memiliki peran vital untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, meningkatkan layanan publik, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menegaskan, pemasangan spanduk tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi penyimpangan.

“Pesan ini sederhana tapi kuat. Kami ingin mengingatkan diri kami sendiri sebagai pengelola anggaran sekaligus mengajak warga untuk ikut mengawal,” tambahnya.

Mulyadi juga mengingatkan kasus korupsi dana desa di wilayah lain sebagai pelajaran agar Desa Puncak Jeringo tidak mengalaminya. Pemerintah Desa mengajak seluruh masyarakat untuk mengawasi secara aktif setiap program pembangunan.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

“Dengan keterlibatan warga, kami dapat mencegah penyimpangan sejak dini,” katanya.

“Uang rakyat adalah amanah besar yang wajib kita jaga bersama demi kemajuan desa. Kalau kita kelola sesuai aturan, hasilnya pasti masyarakat rasakan, baik berupa infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan,” tegas Mulyadi menutup percakapan.

Pesan moral ini menjadi simbol perlawanan Desa Puncak Jeringo terhadap korupsi serta penegasan bahwa kemajuan desa hanya dapat terwujud melalui tata kelola yang bersih dan akuntabel. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando
Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029
Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur
Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:25 WITA

Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:59 WITA

Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:53 WITA

Tewas Setelah Hilang Sejam, Penyelam Asal Inggris Ditemukan di Perairan Gili Air

Berita Terbaru

Muktamar Ke-35 NU. (Foto: Lombokini.com).

NTB

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:55 WITA

Ketua Asosiasi UMKM NTB, Deni. (Foto: Lombokini.com).

Ekonomi

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 Apr 2026 - 20:35 WITA