Pjs Kades Puncak Jeringo Tegaskan Dana Desa untuk Membangun, Bukan Dikorupsi

Kamis, 2 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pjs Kepala Desa Puncak Jeringo, Mulyadi. (Foto: Lombokini.com).

Pjs Kepala Desa Puncak Jeringo, Mulyadi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, memasang spanduk berisi imbauan keras di lokasi-lokasi strategis desa. Spanduk bertuliskan, “Jangan main-main dengan uang rakyat. Dana desa untuk membangun desa, bukan untuk dikorupsi,” itu menegaskan komitmennya menjaga akuntabilitas dana desa.

Pjs Kades Mulyadi menekankan pentingnya keterbukaan dan disiplin anggaran. “Dana desa adalah amanah rakyat. Tidak boleh ada celah penyalahgunaan. Transparansi dan pengawasan bersama adalah kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, Kamis 2 Oktober 2025.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Menurut Mulyadi, dana desa memiliki peran vital untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, meningkatkan layanan publik, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menegaskan, pemasangan spanduk tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi penyimpangan.

“Pesan ini sederhana tapi kuat. Kami ingin mengingatkan diri kami sendiri sebagai pengelola anggaran sekaligus mengajak warga untuk ikut mengawal,” tambahnya.

Mulyadi juga mengingatkan kasus korupsi dana desa di wilayah lain sebagai pelajaran agar Desa Puncak Jeringo tidak mengalaminya. Pemerintah Desa mengajak seluruh masyarakat untuk mengawasi secara aktif setiap program pembangunan.

Baca Juga :  Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

“Dengan keterlibatan warga, kami dapat mencegah penyimpangan sejak dini,” katanya.

“Uang rakyat adalah amanah besar yang wajib kita jaga bersama demi kemajuan desa. Kalau kita kelola sesuai aturan, hasilnya pasti masyarakat rasakan, baik berupa infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan,” tegas Mulyadi menutup percakapan.

Pesan moral ini menjadi simbol perlawanan Desa Puncak Jeringo terhadap korupsi serta penegasan bahwa kemajuan desa hanya dapat terwujud melalui tata kelola yang bersih dan akuntabel. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA