Pernikahan Anak di NTB Kembali Viral, Program Pencegahan Dinilai Gagal

Sabtu, 24 Mei 2025 - 20:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernikahan Anak di NTB Kembali Viral, Aktivis Nilia Program Pencegahan Gagal. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Pernikahan Anak di NTB Kembali Viral, Aktivis Nilia Program Pencegahan Gagal. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Video pernikahan anak di Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali viral di media sosial. Kasus ini mempertanyakan efektivitas program perlindungan anak di provinsi dengan angka pernikahan dini tertinggi ketiga nasional itu.

Data DP3AP2KB NTB mencatat 581 kasus pernikahan anak sepanjang 2024. Padahal, pemerintah sudah menggulirkan berbagai program pencegahan melalui sekolah dan desa.

Baca Juga :  Nursalim Sebut Ada Perintah 'Gubernur Iqbal' di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Aktivis perempuan Ira Apryanthi mengecam lemahnya sistem pengawasan. “Ini alarm keras! Kita tak boleh hanya reaktif saat kasus viral,” tegasnya, di Mataram, Sabtu 24 Mei 2025.

Ia mendesak keterlibatan pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, tokoh agama, hingga remaja sebagai agen perubahan.

Baca Juga :  Tewas Setelah Hilang Sejam, Penyelam Asal Inggris Ditemukan di Perairan Gili Air

Pernikahan anak berisiko memicu putus sekolah, kehamilan dini, hingga kekerasan domestik. Ira menekankan pentingnya pendekatan lintas sektor.

“Kita harus serius membangun sistem pencegahan berkelanjutan, bukan hanya seremonial”, pungkasnya.***

Berita Terkait

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok
Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB
Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando
Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:25 WITA

Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:59 WITA

Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:53 WITA

Tewas Setelah Hilang Sejam, Penyelam Asal Inggris Ditemukan di Perairan Gili Air

Berita Terbaru

Muktamar Ke-35 NU. (Foto: Lombokini.com).

NTB

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:55 WITA

Ketua Asosiasi UMKM NTB, Deni. (Foto: Lombokini.com).

Ekonomi

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 Apr 2026 - 20:35 WITA