Pemkab Lotim Pangkas Anggaran Seremonial, Alihkan ke Pendidikan dan Kesehatan

Kamis, 11 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya memaparkan pengajuan perubahan kebijakan anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis 11 September 2025. (Foto: LOMBOKINI.com).

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya memaparkan pengajuan perubahan kebijakan anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis 11 September 2025. (Foto: LOMBOKINI.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur memangkas anggaran untuk kegiatan seremonial, studi banding, dan perjalanan dinas. Langkah strategis ini mereka ambil untuk mengalihkan dana ke sektor-sektor vital yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyampaikan pengajuan perubahan kebijakan anggaran 2025 tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD setempat pada Kamis 11 September 2025. Edwin menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan hasil evaluasi semester pertama dengan fokus pada efisiensi dan prioritas.

“Pemkab Lombok Timur berani memangkas anggaran yang dianggap tidak mendesak. Dana yang kita hemat ini kita alihkan ke sektor Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur jalan, Air bersih, dan Irigasi,” ujar Edwin dalam rapat yang dihadiri oleh forkopimda dan pimpinan OPD tersebut.

Baca Juga :  Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Ia berharap langkah ini dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan konektivitas wilayah.

Selain pengalihan dana, Pemkab juga mengusulkan skema anggaran multi-tahun untuk dua proyek infrastruktur besar, yaitu pembangunan jalan dan gedung serbaguna senilai total Rp 282 miliar yang akan berjalan dari 2025 hingga 2027.

“Skema anggaran multi-tahun ini menunjukkan komitmen kita untuk mengambil langkah besar dengan prinsip efektivitas, efisiensi, dan transparansi. Untuk tahun ini, kita alokasikan Rp 50 miliar sebagai uang muka pembangunan jalan,” terangnya.

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Secara keseluruhan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami penyesuaian minor, dari Rp 3,445 triliun menjadi Rp 3,432 triliun, terutama akibat penyesuaian nomenklatur retribusi.

“Meski pendapatan sedikit menyesuaikan, belanja daerah justru meningkat dari Rp 3,422 triliun menjadi Rp 3,454 triliun. Kenaikan signifikan terjadi pada belanja operasi, sementara belanja pegawai dan belanja modal kita reduksi,” pungkas Edwin.

Rapat paripurna ini menegaskan keseriusan semua pihak dalam memastikan program prioritas berjalan efektif untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur sesuai visi baru Lombok Timur SMART. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:52 WITA

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA