Pemkab Lotim Pangkas Anggaran Seremonial, Alihkan ke Pendidikan dan Kesehatan

Kamis, 11 September 2025 - 22:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya memaparkan pengajuan perubahan kebijakan anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis 11 September 2025. (Foto: LOMBOKINI.com).

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya memaparkan pengajuan perubahan kebijakan anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis 11 September 2025. (Foto: LOMBOKINI.com).

LOMBOKINI.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur memangkas anggaran untuk kegiatan seremonial, studi banding, dan perjalanan dinas. Langkah strategis ini mereka ambil untuk mengalihkan dana ke sektor-sektor vital yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyampaikan pengajuan perubahan kebijakan anggaran 2025 tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD setempat pada Kamis 11 September 2025. Edwin menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan hasil evaluasi semester pertama dengan fokus pada efisiensi dan prioritas.

“Pemkab Lombok Timur berani memangkas anggaran yang dianggap tidak mendesak. Dana yang kita hemat ini kita alihkan ke sektor Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur jalan, Air bersih, dan Irigasi,” ujar Edwin dalam rapat yang dihadiri oleh forkopimda dan pimpinan OPD tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Ia berharap langkah ini dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan konektivitas wilayah.

Selain pengalihan dana, Pemkab juga mengusulkan skema anggaran multi-tahun untuk dua proyek infrastruktur besar, yaitu pembangunan jalan dan gedung serbaguna senilai total Rp 282 miliar yang akan berjalan dari 2025 hingga 2027.

“Skema anggaran multi-tahun ini menunjukkan komitmen kita untuk mengambil langkah besar dengan prinsip efektivitas, efisiensi, dan transparansi. Untuk tahun ini, kita alokasikan Rp 50 miliar sebagai uang muka pembangunan jalan,” terangnya.

Baca Juga :  Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026

Secara keseluruhan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami penyesuaian minor, dari Rp 3,445 triliun menjadi Rp 3,432 triliun, terutama akibat penyesuaian nomenklatur retribusi.

“Meski pendapatan sedikit menyesuaikan, belanja daerah justru meningkat dari Rp 3,422 triliun menjadi Rp 3,454 triliun. Kenaikan signifikan terjadi pada belanja operasi, sementara belanja pegawai dan belanja modal kita reduksi,” pungkas Edwin.

Rapat paripurna ini menegaskan keseriusan semua pihak dalam memastikan program prioritas berjalan efektif untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur sesuai visi baru Lombok Timur SMART. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 19:13 WITA

Lombok Timur Tiba-tiba 131 Tahun: Sang Keliru Carente Mikir

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Berita Terbaru