Pemda Siapkan Rp 50 M, Honorarium Ribuan Tenaga Non-ASN Lombok Timur Segera Dibayarkan

Kamis, 13 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Demonstrasi Tenaga Non-ASN Lombok Timur pada Senin, 20 Januari 2025. (Foto: Lombokini.com).

Aksi Demonstrasi Tenaga Non-ASN Lombok Timur pada Senin, 20 Januari 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk membayar honorarium ribuan tenaga Non-ASN.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menegaskan kesiapan Pemda dalam membayar honorarium tersebut.

“Kita siap bayar, dana Rp 50 miliar sudah siap. Tinggal kita tunggu regulasi dan payung hukum saja, karena kita dilarang memperpanjang SK mereka,” kata Wabup Lotim Edwin pada Kamis, 13 Maret 2025.

Baca Juga :  Masjid Al Amanah Luncurkan ATM Beras Digital untuk Warga Duafa

Edwin menjelaskan perwakilan CPPPK Penuh Waktu, yang penunjukannya ditunda hingga tahun depan, telah mendatangi Bupati untuk menanyakan masalah honorarium mereka.

Begitu pula dengan perwakilan PPPK Paruh Waktu yang mengadukan hal serupa, sehingga Pemda harus mencari solusi untuk membayar honorarium mereka.

Baca Juga :  Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

“Saya kebagian menerima PPPK Paruh Waktu. Saya sampaikan bahwa Pemda akan segera melakukan pembayaran,” tegasnya.

Edwin menambahkan, hari ini (Kamis, 13 Maret 2025) Bapak Bupati akan menandatangani SK sebagai dasar untuk membayar honorarium Non-ASN.***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA