Masyarakat Resah, Aksi Perang Mercon dan Judi Balap Lari Marak di Lombok Timur

Senin, 3 Maret 2025 - 09:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketertiban Ramadan Terganggu, Aksi Perang Mercon dan Balap Taruhan Marak di Selong. (Foto: Lombokini.com/GledekNews.com).

Ketertiban Ramadan Terganggu, Aksi Perang Mercon dan Balap Taruhan Marak di Selong. (Foto: Lombokini.com/GledekNews.com).

LOMBOKINI.com – Sekelompok pemuda menggelar aksi perang mercon di simpang empat Pendopo Bupati Lombok Timur, tepatnya di belakang kantor DPRD Lombok Timur, pada Senin pagi, 3 Maret 2025.

Mereka melaksanakan aksi tersebut usai salat subuh ketika banyak orang berjalan kaki di taman tugu Selong.

Aksi perang mercon itu mengganggu masyarakat yang melintas di jalan tempat mereka beraksi.

Baca Juga :  Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Sementara itu, di kompleks Gelanggang Olahraga (GOR) HL. Muslihin Selong, setiap malam selama bulan suci Ramadan, mulai pukul 22.00 hingga larut malam, anak-anak usia SD hingga dewasa kerap menggelar balapan lari dengan taruhan uang yang disiapkan oleh bandar.

Kasat Pol PP Lotim, Selamat Alimin, menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan anggota untuk melakukan patroli guna membubarkan aksi perang mercon dan judi balap lari yang dinilai meresahkan masyarakat.

Baca Juga :  Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

“Kami telah membagi anggota untuk melakukan patroli guna menertibkan suara petasan dan judi balap lari. Masyarakat kami minta melaporkan jika menemukan kegiatan tersebut,” tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa surat edaran Bupati Lotim tentang larangan kegiatan tertentu selama bulan Ramadan harus mereka jalankan dan amankan.***

Berita Terkait

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi
Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin
Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak
Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
TGB Zainul Majdi Luruskan Nama Pondok dan Organisasi di RDP Kasus Penganiayaan Santri

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah NTB Kaji Kelayakan Proyek Super Grid EBT untuk Hubungkan Kepulauan Sunda Kecil

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Opini

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:37 WITA