Driver Grab di NTB Gelar Hearing, Tuntut Penghentian Rekrutmen Driver Baru dan Kenaikan Tarif

Selasa, 22 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Driver Grab di NTB Gelar Hearing, Tuntut Penghentian Rekrutmen Driver Baru dan Kenaikan Tarif. (Foto: Lombokini.com)

Driver Grab di NTB Gelar Hearing, Tuntut Penghentian Rekrutmen Driver Baru dan Kenaikan Tarif. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Para driver dan ojek online (Grab Car dan Grab Bike) bersama Manajemen Grab Cabang Mataram serta Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) gelar hearing pada Selasa, 22 April 2025.

Dalam dengar pendapat tersebut, para mitra Grab menyampaikan lima tuntutan utama. Mereka menuntut manajemen pusat segera menyetujui permintaan mereka, termasuk menghentikan pendaftaran driver dan ojol baru di wilayah NTB.

Baca Juga :  Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Selain itu, mereka meminta kenaikan tarif dasar dengan skema batas atas dan batas bawah untuk menjamin penghasilan layak.

Mereka juga mendesak pemerintah memberikan sanksi tegas kepada aplikator yang melanggar regulasi serta menetapkan potongan biaya aplikasi maksimal 10 persen. Para driver menolak skema bisnis curang yang melanggar regulasi tarif, seperti program Hemat dan All Kilometer Hemat.

Baca Juga :  MotoGP Indonesia 2026: Pebalap dan Kru Mulai Tiba di Lombok

Ketua DPD SPN NTB, Lalu Wira Sakti, menegaskan bahwa setiap aplikator yang beroperasi di NTB wajib menjamin kesejahteraan mitra dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Tidak boleh ada mitra yang diberhentikan sepihak hanya karena memperjuangkan haknya! Jika itu terjadi, kami akan terus mengawal dan melakukan perlawanan,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah
Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III
Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu
TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan
IKADIN NTB Lantik dan Kukuhkan 25 Advokat, Tegaskan Integritas Profesi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WITA

Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:50 WITA

Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu

Berita Terbaru

Dr. Maharani. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Triliunan untuk Bendungan, Mata Air Terabaikan

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:57 WITA