Lombok Bangga! The Vengeance of Seher Cetak Rekor Penonton di YouTube

Sabtu, 15 Maret 2025 - 15:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah Dendam dan Cinta: The Vengeance of Seher Cetak Rekor Penonton di YouTube. (Foto: Lombokini.com/Lenteng Ledes).

Kisah Dendam dan Cinta: The Vengeance of Seher Cetak Rekor Penonton di YouTube. (Foto: Lombokini.com/Lenteng Ledes).

LOMBOKINI.com The Vengeance of Seher, berhasil mencetak rekor sebagai film lokal Lombok terlaris dengan menarik lebih dari satu juta penonton di YouTube dalam waktu tiga hari.

Kisah Dendam dan Cinta: The Vengeance of Seher Cetak Rekor Penonton di YouTube
Kisah Dendam dan Cinta: The Vengeance of Seher Cetak Rekor Penonton di YouTube

Dari data YouTube, hingga pukul 16.31 WITA pada Sabtu, 15 Maret 2025, penonton film yang digarap oleh anak-anak asal Lombok ini mencapai 1.513.743 kali tayangan dan 96 ribu disukai.

Pencapaian ini membuktikan bahwa The Vengeance of Seher memiliki potensi besar untuk bersaing di industri hiburan.

Keberhasilan film ini di platform digital menandai tonggak penting bagi perkembangan industri perfilman di Lombok.

Gagas Fagiara Gamarsese menyutradarai film bergenre horor ini, sementara Lenteng Tedes memproduksinya. Film ini mengangkat kisah penuh intrik dan emosi tentang seorang pria bernama Burhan yang terobsesi membalas dendam kepada wanita yang dicintainya.

Burhan bertekad menaklukkan hati wanita tersebut untuk menghancurkannya, namun di tengah usahanya, ia menghadapi dilema antara dendam dan cinta yang masih tersisa. Alur cerita yang kuat dan penuh kejutan menjadi daya tarik utama film ini.

Baca Juga :  Ribuan Warga Padati Pembukaan Festival Gawe Beleq Sakra Barat

Keberhasilan film ini menarik perhatian Taufan Rahmadi, Dewan Pakar Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Bidang Pariwisata. Ia menyatakan bahwa dalam tiga hari saja, The Vengeance of Seher mencatatkan rekor luar biasa dengan meraih lebih dari satu juta penonton di YouTube.

“Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa film dari Lombok mampu menembus batasan geografis dan meraih atensi luas,” ujarnya kepada media, Sabtu 15 Maret 2025.

Taufan Rahmadi menyatakan bahwa pencapaian ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi momentum bagi industri kreatif daerah untuk semakin percaya diri menantang arus perfilman nasional dan global.

Baca Juga :  Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia

“Jika kita menilik sejarah, film-film berbasis kearifan lokal pernah menjadi kejutan besar di industri perfilman. Di Indonesia, KKN di Desa Penari sukses besar dengan daya tarik mitologi daerah yang kuat, menembus lebih dari 10 juta penonton di bioskop. Sementara di kancah internasional, Parasite dari Korea Selatan mampu menembus sekat-sekat budaya dan memenangkan Oscar, membuktikan bahwa kisah lokal yang dikemas dengan apik dapat berbicara di panggung dunia,” imbuhnya.

Dia menegaskan bahwa The Vengeance of Seher adalah lebih dari sekadar film. Film ini merupakan pernyataan bahwa Lombok siap mengambil peran dalam peta perfilman Indonesia dan dunia.

“Jika KKN di Desa Penari bisa menggetarkan bioskop, jika Parasite bisa mengguncang Hollywood, maka The Vengeance of Seher adalah langkah pertama menuju sebuah gelombang besar. Ini baru permulaan,” ungkap Taufan.***

Penulis : Kake Ashwan

Berita Terkait

Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
Ribuan Warga Padati Pembukaan Festival Gawe Beleq Sakra Barat
Keseruan Penutupan Festival Muharram: Dari Request Lagu Dangdut hingga Aksi Bams Ajak Bupati Lotim Menemani Bernyanyi di Atas Panggung
Festival Muharam Lombok Timur Ditutup, Puluhan Ribu Warga Padati Lapangan Porda Selong
Dinkes Lotim Siagakan 11 Ambulans dan 33 Tenaga Medis di Puncak Festival Muharram
GIGI, Bams, dan John Paul Ivan Siap Hibur Ribuan Penonton di Puncak Festival Muharram Lombok Timur
Ikuti Lomba Festival Gebyar 2026 Hadrah Al-Habsyi, Ini Cara Daftarnya
BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film ‘Pesta Babi’, 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:42 WITA

KPPI dan FITRA NTB Desak DPRD Lotim Kawal Darurat Air-Sampah di Pesisir Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA

Peneliti Lombok Research Center (LRC),
Dr. Maharani. (Foto: Istimewa)

Lingkungan

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:01 WITA