Kolaborasi Pemerintah NTB dan BKKBN Fokus pada Penurunan Stunting dan Revitalisasi Posyandu

Jumat, 7 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi Pemerintah NTB dan BKKBN Fokus pada Penurunan Stunting dan Revitalisasi Posyandu. (Foto: Lombokini.com/ntbprov.go.id).

Kolaborasi Pemerintah NTB dan BKKBN Fokus pada Penurunan Stunting dan Revitalisasi Posyandu. (Foto: Lombokini.com/ntbprov.go.id).

LOMBOKINI.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Gita Ariadi, menerima kunjungan pejabat definitif Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTB.

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan BKKBN dalam menjalankan berbagai program kependudukan dan keluarga berencana.

Dalam pertemuan itu, Lalu Gita Ariadi menekankan pentingnya kerja sama yang erat antara pemerintah provinsi dan BKKBN guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam hal pengendalian pertumbuhan penduduk, pencegahan stunting, serta pemberdayaan keluarga.

“Apapun kita harus kolaborasi, lanjutkan program stunting, revitalisasi Posyandu penilaiannya bagus, terus dikawal,” ujar Miq Gita, sapaan akrab Sekda NTB di ruang kerjanya, Kamis, 6 Februari 2025.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Dr. Lalu Makripuddin, menyampaikan berbagai program yang akan terus dijalankan ke depan, termasuk upaya percepatan penurunan stunting, Posyandu Keluarga, dan Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

“Stunting menjadi program prioritas, ciri khas NTB yang belum ada di daerah lain. Bhakti stunting menjadi program yang sangat positif,” jelasnya.

Lalu Makripuddin juga menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak agar program-program tersebut dapat berjalan lebih efektif.

“Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait,” tambahnya.

Baca Juga :  LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

Pertemuan ini juga menjadi wadah untuk mengevaluasi capaian yang telah diraih serta mengidentifikasi kendala di lapangan. Miq Gita mengatakan bahwa pemerintah provinsi akan terus berupaya mendukung dan memfasilitasi berbagai program BKKBN agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat NTB.

Miq Gita mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan program pembangunan keluarga dan kependudukan.

“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa mencapai hasil yang lebih optimal demi masa depan generasi NTB yang lebih sehat dan sejahtera,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS
Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026
Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:22 WITA

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA