Ketua DPRD Lotim Tekankan Sinergi Eksekutif dan Legislatif untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Minggu, 2 Februari 2025 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Lombok Timur, M. Yusri saat menerima piagam penghargaan dari Fokus Lotim dan SMSI di acara diskusi publik, Sabtu 01 Februari 2025. (Foto: Lombokini.com).

Ketua DPRD Lombok Timur, M. Yusri saat menerima piagam penghargaan dari Fokus Lotim dan SMSI di acara diskusi publik, Sabtu 01 Februari 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim), M. Yusri, menyoroti masalah pengangguran dan kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah, meskipun potensi sumber daya alam Lombok Timur melimpah.

“Lombok Timur ini kan penyumbang pangan terbesar, tapi angka pengangguran dan kemiskinan kita juga tertinggi,” kata Yusri, pada acara diskusi publik Faokus Lotim dan SMSI Lombok Timur, Sabtu 1 Februari 2025 di Selong.

Karena itu, Yusri menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Dia berharap, dengan komunikasi yang lebih intensif, pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan.

“Kita harus cari solusi bersama. Bagaimana caranya agar potensi sumber daya alam ini bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Yusri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya menanggulangi pengangguran dan kemiskinan. Ia percaya, dengan kerja sama dan gotong royong, Lombok Timur dapat mencapai kemajuan yang lebih baik.

Baca Juga :  Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS 'Gumi Sasak' Berbasis Kearifan Lokal

Sebelumnya, Ketua DPRD Lotim, M. Yusri juga menyatakan akan mendukung penuh setiap kebijakan yang diambil oleh kepemimpinan baru.

Namun, dia menggarisbawahi pentingnya komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan.

“Kita ingin semua kebijakan itu betul-betul berpihak pada kepentingan rakyat. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif sangat penting,” tegasnya. ***

Berita Terkait

KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:08 WITA

Turnamen Terbuka ORADO NTB 2026 Sukses Digelar, 64 Tim Perebutkan Hadiah Rp 25 Juta

Senin, 18 Mei 2026 - 22:38 WITA

Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:31 WITA

Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

Jumat, 21 November 2025 - 11:22 WITA

Dinkes Lotim Semarakkan HKN ke-61 dengan Lomba Voli Plastik

Minggu, 16 November 2025 - 16:43 WITA

Cross Country Jeruk Manis Diharapkan Jadi Agenda Tahunan

Selasa, 4 November 2025 - 15:40 WITA

Semifinal Liga 1 Lotim 2025 Memanas, Dua Duel Sengit Perebutkan Tiket Final

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:13 WITA

Wabup Lombok Timur Lepas 724 Pelari Sembalun Mountain Marathon 2025

Minggu, 5 Oktober 2025 - 23:51 WITA

Mandalika Kembali Patahkan Ambisi Marquez di Arah Tikungan Cepat

Berita Terbaru

Tim KPK RI meninjau penerapan indikator Desa Antikorupsi di Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Selasa 28 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

Selasa, 28 Jul 2026 - 19:07 WITA