Kesal Pokir Belum Direalisasi, Dewan Ini Nekat Lempar Kaca Gedung DPRD

Rabu, 3 April 2024 - 21:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu Anggota DPRD yang kesal dan kecewa tampak melempar pintu kaca Kantor DPRD Maluku Tengah, Selasa (2/4/2024).(dok:tribunmaluku.com)

Salah satu Anggota DPRD yang kesal dan kecewa tampak melempar pintu kaca Kantor DPRD Maluku Tengah, Selasa (2/4/2024).(dok:tribunmaluku.com)

LOMBOKINI.com Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Tengah, memicu kehebohan setelah melakukan aksi nekat dengan melempar kaca gedung DPRD.

Kejadian tersebut melibatkan Faisal Tawainella dari Fraksi Partai Hanura dan Muhammad Jen Marasabessy.

Aksi tersebut dipicu oleh ketidakpuasan terkait pengalokasian dana Pokok Pikiran (Pokir) yang hingga kini belum terealisasi.

Faisal Tawainella menegaskan bahwa kekecewaan pribadinya karena proyek-proyek yang diusulkan belum juga terealisasi, termasuk bantuan sosial (Bansos) dan alokasi dana lainnya.

Bukan hanya itu, Faisal juga menyuarakan kekesalannya terhadap kebijakan pimpinan DPRD yang dinilainya tidak memperhatikan kepentingan mayoritas anggota yang akan merayakan Idul Fitri dalam waktu dekat.

Koordinasi yang dilakukan dengan pimpinan juga tidak mendapatkan respons yang memuaskan, terutama terkait permintaan dana untuk perjalanan ke luar daerah.

Namun, Wakil Ketua DPRD, Kace Haurissa, menegaskan bahwa aksi tersebut hanyalah tindakan personal yang tidak memiliki kaitan dengan lembaga.

Dia menjelaskan, pertanyaan dari Faisal Tawainella terkait perjalanan dinas tidak dapat dipenuhi karena keterbatasan anggaran, bukan karena eksekusi Bansos atau dana pokok pikiran.

Meski demikian, kejadian tersebut tetap menunjukkan adanya ketegangan di internal DPRD Maluku Tengah yang perlu segera diselesaikan demi kelancaran tugas legislatif.***

Berita Terkait

Tim Saber Bapanas Temukan Cabai Rawit dan Minyakita Masih Dijual di Atas HET di Lombok Timur
Imigrasi Lombok Timur Deportasi dan Cekal WNA Selandia Baru Pembuat Onar di Gili Trawangan
BMKG Minta Masyarakat NTB Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
Kajari Lotim Lantik Ida Ayu Putu Camundi Dewi sebagai Kasi Pidum Baru
Enam Advokat Asal NTB di Balik PB XIV: Siapa Dr. Teguh Satya Bhakti dan Tim Hukumnya?
Longsor Blokir Total Jalur Wisata Pusuk Sembalun, Alat Berat Dikerahkan
Janda 65 Tahun dan Dua Anaknya Terpaksa Bertahan di Rumah Rusak Diterjang Angin
PB HMI Kecam Kekerasan Aparat, Ancam Eskalasi Aksi Nasional

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA