Bau Menyengat Tumpukan Sampah di Kolong Jembatan Simpang Empat Aikmel 

Selasa, 4 Juli 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat sampah menggunung di kolong jembatan simpang empat Aikmel, Lombok Timur.  (Ong)

Terlihat sampah menggunung di kolong jembatan simpang empat Aikmel, Lombok Timur. (Ong)

LOMBOKINI.com – Tumpukan sampah di kolong jembatan simpang empat Desa Aikmel Induk Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur (Lotim), menjadi langganan tempat masyarakata membuang sampah. Tumpukan sampah ini menimbulkan bau tidak sedap, mengganggu pengguna jalan.

Pantauan lombokini.com, Selasa (4/7/2023), sampah yang menggunung di sepadan sungai bawah kolong jembatan ini berbagai jenis mulai dari sampah organik seperti dedauan, dan ranting kayu.

Selain itu sampah non organik seperti pelastik, gabus dan pampes. Tumpukan sampah ini juga, terlihat nyangkut di jeruji pembatas jembatan.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Dari penuturan warga setempat, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah desa seperti pemasangan pelang larangan buang sampah. Namun usaha tersebut tidak berhasil.

Masyarakat yang membuang sampah di sepadan suangai itu juga tidak pada siang hari, melainkan pada malam hari sekitar Pukul 23.00 hingga dini hari.

Camat Aikmel, Ainudin dikonfirmasi mengaku sudah melihat secara langsung ke lokasi setelah menerima laporan.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kemudian dia menyampaikan kepada kepala desa dan kadus setempat, untuk menghimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan terutama di kolong jembatan tersebut.

“Kita minta agar melakukan pengawasan di lokasi tersebut. Karena yang membuang sampah bisa saja dari pengguna jalan,”ucapnya

Sementara tumpukan sampah yang menggunung di sepadan sungai itu, Ainudin meminta pemerintah desa setempat untuk segera mebersihkannya.

“Kita usahakan untuk di bersihkan dan menaruh pelang larangan membuang sampah,”tandasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA