Kelompok Konstituen Saling Tulung Aikmel Utara Dorong Inklusi dan Pencegahan Pernikahan Anak

Jumat, 28 Juli 2023 - 09:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Konstituen Saling Tulung saat mengadakan pertemuan diskusi bulanan bersama LRC. (Istimewa)

Kelompok Konstituen Saling Tulung saat mengadakan pertemuan diskusi bulanan bersama LRC. (Istimewa)

Sebagai mitra BaKTI dalam Program Inklusi, Lombok Research Center (LRC) bertanggung jawab untuk merawat kelompok konstituen yang sudah dibentuk di 15 Desa/Kelurahan di Lombok Timur, termasuk Saling Tulung, Desa Aikmel Utara“.

LOMBOKINI.com Kelompok Konstituen Saling Tulung Desa Aikmel Utara, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, telah mengadakan pertemuan diskusi bulanan pada Senin, 25 Juli 2023.

Pertemuan ini bertujuan untuk merancang program kerja di bulan selanjutnya guna memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan mendorong pembangunan inklusif di tingkat lokal.

Sebagai mitra BaKTI dalam Program Inklusi, Lombok Research Center (LRC) bertanggung jawab untuk merawat kelompok konstituen yang sudah dibentuk di 15 Desa/Kelurahan di Lombok Timur, termasuk Saling Tulung, Desa Aikmel Utara.

Diskusi yang diadakan rutin setiap bulan menjadi salah satu upaya penguatan bagi kelompok konstituen agar tetap semangat dalam mewujudkan tujuan mereka.

Triati, selaku manajer Program Inklusi, memberikan arahan kepada Kelompok Konstituen Saling Tulung untuk membuat daftar kebutuhan mereka di bulan berikutnya. Hal ini mencakup pelatihan atau diskusi dengan tema khusus yang akan meningkatkan kapasitas anggota KK dalam memberikan layanan sosial kepada masyarakat.

Pertemuan kali ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) sekaligus Ketua Forum Kader, Hj. Husniah.

Baca Juga :  Ekonomi Lombok Timur Tumbuh Positif 7 Persen, Pertanian Jadi Penggerak Utama

Dalam diskusi, ia menyoroti permasalahan pergaulan remaja dan maraknya pernikahan anak di Desa Aikmel Utara. Menurut Hj. Husniah, perilaku kenakalan remaja yang tidak terkendali, terutama di luar waktu sekolah, disebabkan oleh kurangnya pengawasan karena banyak orangtua yang bekerja ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Data dari website Desa Aikmel Utara yang diakses dari laman Facebook Lombok Research Center pada Rabu (26/7/2023, mencatat sekitar 231 pekerja migran di Desa Aikmel Utara.

Anak-anak yang tinggal di bawah asuhan keluarga lain (nenek/bibi) sulit dikontrol, sehingga menyebabkan perilaku yang menyimpang.

Selain itu, perkembangan teknologi yang canggih juga menjadi faktor yang memengaruhi perilaku anak-anak yang sulit dikendalikan.

Untuk mengatasi masalah pernikahan anak, pada (26/7/2023), Pemerintah Desa Aikmel bersama BPD telah mengesahkan Peraturan Desa tentang Perlindungan Sosial dan Pencegahan Perkawinan Anak.

Regulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan menimbulkan rasa takut jika melanggar aturan yang ada. Pelanggaran pernikahan anak dapat dikenakan hukuman pidana sesuai dengan UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Sekretaris Desa Aikmel Utara, Irwan Rosidi, menyatakan bahwa sejak tahun 2022 hingga Juli 2023, sudah ada laporan sebanyak 17 kasus pernikahan anak di Desa Aikmel Utara. Angka ini dianggap cukup tinggi, sehingga perlu adanya regulasi khusus untuk mengatasi permasalahan ini.

Baca Juga :  Siasati Keterbatasan Fasilitas, Lapas Selong Gandeng Pihak Ketiga Berdayakan Warga Binaan di Dapur MBG

Ketua Forum Kader, Hj. Husniah, berharap agar posyandu keluarga lebih dioptimalkan untuk memberikan edukasi kepada remaja mengenai kesehatan reproduksi dan bahaya pernikahan anak. Kelompok konstituen diharapkan lebih gencar lagi melakukan pendataan anak-anak yang putus sekolah agar mereka juga bisa mendapatkan layanan posyandu.

Ia juga mendorong kerjasama antara KK dengan PKK untuk mengundang narasumber yang khusus membahas isu perkawinan anak.

Ketua Kelompok Konstituen Saling Tulung, Mahali Fikri berharap agar masyarakat lebih mengenal keberadaan kelompok konstituen melalui sosialisasi pada kegiatan-kegiatan desa dan kampanye tentang pencegahan pernikahan anak dan penghapusan kekerasan terhadap perempuan melalui poster.

Dia juga mengusulkan pemanfaatan momentum Agustus untuk melakukan sosialisasi, misalnya dengan mengadakan kelompok gerak jalan atau pawai desa.

Dengan adanya pertemuan rutin dan upaya penguatan dari Lombok Research Center, diharapkan Kelompok Konstituen Saling Tulung dapat terus berperan aktif dalam mendorong inklusi sosial dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Desa Aikmel Utara.

Selain itu, regulasi tentang perlindungan sosial dan pencegahan perkawinan anak yang telah diimplementasikan juga diharapkan mampu menurunkan angka pernikahan anak dan memberikan perlindungan yang lebih baik untuk anak-anak di wilayah tersebut.***

Penulis : Ong

Berita Terkait

PDI Perjuangan PDC Lombok Timur pada Bulan Bung Karno: Rumah Aspirasi H. Rachmat Hidayat Diresmikan, Masyarakat Punya Tempat Konsultasi Masalah Sehari-hari
TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal
PDIP Lombok Tengah Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis Peringati Bulan Bung Karno
Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:33 WITA

Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:16 WITA

Jurnalis Warga dan Konten Kreator Kampanyekan Irigasi Tetes untuk Lahan Kering

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WITA

Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:26 WITA

Gubernur NTB Serukan Solidaritas dan Pelestarian Lingkungan pada Peringatan Isra’ Mi’raj

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:06 WITA

Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Tiga Bulan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Khazanah

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:45 WITA