Kabupaten Lombok Timur Raih Penghargaan Nasional dari BPOM RI

Senin, 5 Februari 2024 - 09:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Lotim, HM Juaini Taofik bersama Kepala Dinas Kesehatan, H Fathurrahman menunjukkan penghargaan yang diperoleh dari BPOM RI (sumber: istimewa)

Pj. Bupati Lotim, HM Juaini Taofik bersama Kepala Dinas Kesehatan, H Fathurrahman menunjukkan penghargaan yang diperoleh dari BPOM RI (sumber: istimewa)

LOMBOKINI.com – Pada Ahad kemarin, (04/02/2024), Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemda Lotim) menerima penghargaan terbaik ketiga Nasional dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pada Acara puncak HUT BPOM ke-23 di Jakarta.

Penghargaan yang merupakan buah keberhasilan melakukan pengawasan olahan pangan sesuai standar, diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Plt. Kepala BPOM RI Rizka Andalusia kepada Pj. Bupati Lotim, HM Juaini Taofik.

Penghargaan ini juga diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia yang efektif dalam melakukan pengawasan pangan sesuai dengan PP Nomor 86 tahun 2019 tentang Keamanan Pangan.

Pada prosesnya, terdapat lima poin aspek menjadi indikator penilaian, termasuk komitmen Pemda dalam pengawasan pangan, pelaksanaan pengawasan post market, koordinasi antar OPD, inovasi terkait pengawasan pangan olahan, dan dukungan percepatan daya saing produk industri rumah tangga pangan.

Pj. Bupati Lombok Timur HM. Juaini Taofik menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi dari semua pihak.

Ia pun mengapresiasi penghargaan sebagai pemantik untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengawasan pangan olahan sesuai standar di Kabupaten Lotim.

Sebelumnya, BPOM telah melakukan penilaian terhadap Pemerintah Kabupaten/Kota melalui Dinas Kesehatan masing-masing pada tanggal 24 Januari 2024 di Gedung Bhineka Tunggal Ika BPOM di Jakarta.

Prestasi ini tidak hanya membanggakan Kabupaten Lotim, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lainnya dalam meningkatkan standar pengawasan pangan. (Ong)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan
Fisik Rampung, Puskesmas Sakra Timur Tunggu Izin Operasional
Pemkab Lombok Timur Prioritaskan Kualitas Data untuk Percepatan Penurunan Stunting
Tim Medis NTB Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing di Aceh Utara
Kemenkes Hapus Rujukan Berjenjang BPJS untuk Percepat Penanganan Pasien
Dinas Kesehatan Lombok Timur Bentuk Tim Khusus Cegah Keracunan di Program MBG
Lombok Timur Raih Predikat ‘Agung’ Atas Capaian Penurunan Stunting
Baznas RI Dukung Penuh Pendirian Rumah Sehat Gratis di Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 22:40 WITA

Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:03 WITA

Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga

Kamis, 30 April 2026 - 15:30 WITA

Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Berita Terbaru