Hari Pahlawan Dirayakan dengan Khidmat Oleh HMPS Sejarah UMMAT

Sabtu, 11 November 2023 - 17:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Renungan malam Mahasiswa UMMAT, dengan penuh khidmat di Taman Makam Pahlawan Majeluk Kota Mataram. (foto:istimewa) 

Renungan malam Mahasiswa UMMAT, dengan penuh khidmat di Taman Makam Pahlawan Majeluk Kota Mataram. (foto:istimewa) 

LOMBOKINI.com Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sejarah, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), menggelar peringatan Hari Pahlawan dengan penuh khidmat di Taman Makam Pahlawan Majeluk Kota Mataram, pada Jumat, 10 November 2023.

Acara ini juga diikuti oleh sejumlah siswa SMA di Kota Mataram, Dosen, Alumni, dan Budayawan. Ini merupakan program kedua dari HMPS Sejarah, dimulai pada Pukul 18.00 hingga 21.30.

Pembukaan dilakukan oleh pembina HMPS Sejarah UMMAT, Rosada M.Pd, yang juga dihadiri oleh ketua alumni sejarah. Kegiatan ini mencakup tabur bunga, musikalisasi puisi, renungan, dan doa untuk Palestina.

Dalam renungan yang luar biasa, diingatkan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga hasil perjuangan para pahlawan.

“Kita diingatkan untuk menjadi generasi yang tangguh di era 4.0,” ujar Rosada.

Perwakilan sekolah dan guru turut hadir dalam peringatan Hari Pahlawan, menambah khidmat acara.

Harapan ke depannya adalah agar generasi muda menjadi penerus bangsa yang mampu memberi perubahan, sesuai dengan pesan dari Ketua Hikmayati Dasing.

“Jadilah pemuda yang mampu memberi perubahan, bukan menjadi pemuda yang banyak rebahan,” tutup Rosada. ***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

KKN IAI Hamzanwadi Kunjungi Museum Genggelang, Telusuri Narasi Sejarah yang Terlupakan
Perang Topat Bukan Toleransi
Para Budayawan Sepakati Pembentukan Dewan Kebudayaan di Tiap Daerah
Wabup Edwin Serahkan Santunan dan Dokumen pada Puncak Pesona Budaya Pengadangan
Dende Tamari: Perempuan Sasak Menentang Kekuasaan
Kolaborasi Seni ‘BASWARA’ Jadi Wadah Lahirkan Seniman Muda Lombok Timur
Menghidupkan Kembali Ritual Boteng Kekep
Ngaji Budaya: Pematenan Identitas Sasak Dinilai Tidak Serius

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA