Gubernur NTB Targetkan 20 Desa Berdaya, Bupati Lotim Ajukan 2 Desa Percontohan

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB dan para Bupati/Wali Kota se-NTB berpose bersama usai memimpin rapat koordinasi program prioritas daerah. (Foto: Lombokini.com).

Gubernur NTB dan para Bupati/Wali Kota se-NTB berpose bersama usai memimpin rapat koordinasi program prioritas daerah. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, memimpin rapat koordinasi program prioritas provinsi dan kabupaten/kota se-NTB pada Senin 25 Agustus 2025.

Rakor ini bertujuan menciptakan kesepakatan bersama guna menyukseskan program strategis nasional di daerah.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi untuk program seperti Desa Berdaya, Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat.

Ia menyoroti program Desa Berdaya yang akan menargetkan 20 desa dengan kemiskinan ekstrem sebagai fokus jangka panjang.

Baca Juga :  Ratusan Warga Lombok Timur Bongkar Jalan Provinsi, Saluran Irigasi Tersumbat Picu Amarah

“Sudah saatnya kita duduk bersama untuk merumuskan agenda kolektif demi kebaikan NTB,” tegas Gubernur Iqbal.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memaparkan data kemiskinan di wilayahnya yang masih mencapai 14,51%, dengan 3,21% kategori miskin ekstrem.

“Pengentasan kemiskinan memerlukan dukungan kuat dari provinsi dan pusat,” ujarnya.

Pemkab Lombok Timur telah memberikan modal usaha dan menambah anggaran Rp 20 miliar untuk melepas masyarakat dari jeratan rentenir.

Baca Juga :  PTUN Mataram Tolak Gugatan Mantan Sekda Lombok Utara, Keputusan Bupati Sah

Bupati juga mengusulkan Desa Tete Batu dan Pringgabaya Utara sebagai target percontohan program Desa Berdaya.

Dalam Rakor ini hadir juga, Wakil Gubernur Hj. Indah Damayanti, para bupati, wali kota, dan pimpinan OPD terkait untuk memperkuat kolaborasi dalam mengakselerasi penanganan kemiskinan di NTB.  ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin
LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG
PTUN Mataram Tolak Gugatan Mantan Sekda Lombok Utara, Keputusan Bupati Sah
Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima
Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025
Stafsus Kominfo Lotim Misterius, Kadis Akui Tak Pernah Lihat Wajahnya
Imigrasi Lombok Timur Deportasi dan Cekal WNA Selandia Baru Pembuat Onar di Gili Trawangan
BMKG Minta Masyarakat NTB Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 00:55 WITA

Warga Lengkok Embuk Mamben Lauk Khidmati Peringatan Nuzulul Qur’an, Hadirkan Qori Internasional dan Nasional

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:44 WITA

FKKD Bantah Bupati: Penentuan Desil Penerima Sembako Bukan Usulan Desa

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:58 WITA

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:43 WITA

Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:03 WITA

Dinsos Lotim Turun Tangan Usut Oknum Pendamping PKH Penahan ATM KPM di Sakra Barat

Senin, 9 Maret 2026 - 15:57 WITA

Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyampaikan pidato saat buka puasa bersama insan media di Pendopo Bupati, Kamis 12 Maret 2026. Ia meminta wartawan tetap kritis mengawal pembangunan meski telah menjalin hubungan baik dengan pemerintah. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Kamis, 12 Mar 2026 - 20:58 WITA