Gubernur NTB Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025-2029, Fokus pada Kemiskinan dan Pariwisata Dunia

Jumat, 11 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025-2029, Fokus pada Kemiskinan dan Pariwisata Dunia. (Foto: Lombokini.com).

Gubernur NTB Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025-2029, Fokus pada Kemiskinan dan Pariwisata Dunia. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB guna menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD 2025-2029. Dalam rapat tersebut, ia mengungkap sejumlah tantangan yang masih dihadapi NTB, seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, narkoba, dan ketahanan pangan.

Miq Iqbal juga menekankan pentingnya penanganan kebencanaan, pengelolaan sampah, dan pengembangan pariwisata. Ia mengibaratkan situasi NTB seperti pepatah, “Badai memang tak bisa kita hentikan, tapi layar bisa kita arahkan.” Menurutnya, NTB harus menyesuaikan arah pembangunan dengan semangat gotong royong dan ketangguhan warisan leluhur.

Gubernur menjelaskan bahwa RPJMD 2025-2029 akan menjadi peta jalan pembangunan lima tahun ke depan dengan visi “Bangkit Bersama Menuju NTB Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia.” Visi ini mencerminkan akselerasi pembangunan, kolaborasi semua pihak, serta peningkatan peran strategis NTB di tingkat nasional dan global.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

“Kata ‘Makmur’ berarti masyarakat NTB hidup berkecukupan, sehat, berpendidikan, dan terlindungi. Sementara ‘Mendunia’ menandakan NTB sebagai destinasi wisata berkelas dunia dengan layanan standar global,” jelasnya.

Miq Iqbal memaparkan tujuh misi pembangunan, 10 program unggulan, serta tiga isu prioritas: pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata dunia. Ia menegaskan bahwa nota kesepakatan ini menjadi pondasi penyusunan Perda RPJMD yang ditargetkan selesai dalam enam bulan setelah pelantikan kepala daerah.

Baca Juga :  Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Pemerintah segera menggelar Musrenbang RPJMD untuk menjaring aspirasi masyarakat. “Fokus kami mengurangi kemiskinan ekstrem, menjamin ketahanan pangan, dan menjadikan NTB destinasi wisata unggulan. Kami juga mendukung penuh visi-misi nasional Prabowo-Gibran dan agenda SDGs 2030,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Gubernur menegaskan RPJMD sebagai landasan perencanaan berkelanjutan. “Mari bersama-sama menjadikan ikhtiar ini panggilan jiwa untuk membangun NTB. Provinsi ini harus berubah menjadi rumah bersama yang makmur, adil, dan mendunia,” tegasnya.

“Pemerintah tidak membangun gedung pencapaian pribadi, tapi menumbuhkan hutan kesejahteraan bersama. RPJMD inilah bibitnya. Jika kita jaga dengan komitmen dan kerja nyata, hasilnya akan dinikmati anak cucu kita,” pungkas Miq Iqbal.***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA