Bupati Lotim Pimpin Rakor, Perintahkan OPD Segera Eksekusi APBD 2026

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan APBD 2026 di Aula Pendopo Bupati, Rabu 14 Rabu 2026. Ia menginstruksikan seluruh OPD untuk segera mengeksekusi anggaran. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan APBD 2026 di Aula Pendopo Bupati, Rabu 14 Rabu 2026. Ia menginstruksikan seluruh OPD untuk segera mengeksekusi anggaran. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 untuk menajamkan program dan mengingatkan tanggung jawab tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu 14 Januari 2026.

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin secara langsung memimpin rakor yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati tersebut. Ia membuka dengan memberikan apresiasi atas capaian kinerja keuangan tahun 2025.

“Kita patut bersyukur, realisasi pendapatan daerah mencapai 100,78%, PAD 99,5%, dan belanja daerah 98,33%. Ini menunjukkan kinerja yang semakin baik,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Beroperasinya Smelter PT. AMMAN: Renegoisasi Royalti 

Meski demikian, Bupati menegaskan agar seluruh OPD tidak berpuas diri. Ia memerintahkan untuk segera mengeksekusi kegiatan yang telah final sejak awal tahun dan menghindari penumpukan pekerjaan, khususnya fisik, di akhir tahun.

“Tanggung jawab pengelolaan keuangan kini melekat langsung pada kepala dinas atau kepala badan sebagai pengguna anggaran,” tegasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik dalam laporannya menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah. Ia melaporkan realisasi transfer daerah bahkan melampaui target menjadi 101,02%, sementara capaian PAD sebesar 99,50% merupakan yang tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir.

Baca Juga :  Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif

“Saat ini, seluruh dokumen pendukung seperti DPA dan struktur KPA telah siap. Sistem pengadaan barang/jasa melalui SIRUP juga sudah dipersiapkan menyongsong Perpres 46/2025,” jelas Sekda.

Sekda juga menguraikan empat skema pencairan anggaran yang harus dipahami OPD, yaitu Uang Persediaan (UP), Ganti Uang (GU), Tambahan Uang (TU), dan Pembayaran Langsung (LS).

Rakor ini diharapkan dapat membuat pelaksanaan APBD 2026 berjalan lebih efektif, tepat waktu, dan berdampak maksimal bagi pembangunan serta pelayanan masyarakat Lombok Timur. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027
Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat
Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal
Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD, Bupati Lotim Paparkan Realisasi Pendapatan 101 Persen

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru