Bupati Iron Rancang Skema Terpadu untuk Kelola Wisata Ekas

Jumat, 27 Juni 2025 - 16:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur, Hairul Warisin (Haji Iron), memimpin penyusunan skema terpadu pengelolaan Kawasan Wisata Ekas di Jerowaru. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur, Hairul Warisin (Haji Iron), memimpin penyusunan skema terpadu pengelolaan Kawasan Wisata Ekas di Jerowaru. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, menggelar pertemuan strategis bersama Forkopimda, pelaku wisata, dan kepala desa pesisir selatan di Pendopo Bupati pada Jumat, 27 Juni 2025.

Pertemuan ini bertujuan merumuskan kebijakan pengelolaan Kawasan Wisata Ekas yang lebih terintegrasi.

Bupati yang akrab disapa Haji Iron menegaskan pentingnya melibatkan berbagai pihak dalam penyusunan kebijakan.

“Kami sengaja mengundang ahli hukum dan Forkopimda agar kebijakan ini benar-benar inklusif,” tegasnya.

Meski belum membahas pembentukan Perda baru, Iron berencana berkoordinasi dengan Ketua DPRD untuk mengadaptasi Perda Provinsi NTB No. 12/2017 menjadi Perda Kabupaten.

Baca Juga :  Nursalim Sebut Ada Perintah 'Gubernur Iqbal' di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya belum akan memberlakukan retribusi sebelum tersedia layanan teknis yang memadai.

“Kami baru akan menarik retribusi sebesar Rp25 ribu setelah pos pelayanan beroperasi,” jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, Pokdarwis akan mengelola dana retribusi untuk memastikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Bupati Iron menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang wisatawan berkunjung kapanpun dan dan dari manapun mereka.

Baca Juga :  Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

“Justru kami menyiapkan skema baru di mana perahu dari luar akan berlabuh di Ekas, kemudian wisatawan kami antar ke spot surfing menggunakan perahu nelayan dengan tarif Rp 50 ribu,” tegasnya.

Skema ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi nelayan lokal.

“Wisatawan bisa berbelanja atau menikmati alam sambil menunggu,” pungakasnya.

Dengan langkah ini, harapnya, Pemkab Lotim berkomitmen meningkatkan pengelolaan wisata sekaligus memberdayakan masyarakat pesisir. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:34 WITA

Musancab PDIP Kota Mataram Dibuka, Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:30 WITA

Dasco Ajak Seluruh Kader Gerindra Fokus Kawal Program Pemerintah Prabowo di HUT ke-18

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:28 WITA

Aktivis Lotim Suarakan Mosi Tidak Percaya terhadap Pemerintahan Iron-Edwin

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:05 WITA

DPC PDIP Lombok Timur Rayakan HUT ke-79 Megawati, Resmikan Musholla untuk Rakyat

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:00 WITA

Kursi Kosong Mendominasi Rapat Paripurna DPRD Lombok Timur

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:01 WITA

Ketua DPRD Lombok Timur Desak Pemkab Segera Tuntaskan Konflik dan Penyegelan di Sejumlah Desa

Selasa, 25 November 2025 - 17:34 WITA

Pimpin PAN Lombok Timur, Edwin Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan

Sabtu, 22 November 2025 - 16:16 WITA

PAN Tetapkan Edwin Hadiwijaya Pimpin DPD Lombok Timur

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA