Bupati Iron: ‘Monitoring Lemah, Peringkat MCP Kita Anjlok’

Kamis, 11 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Iron: 'Monitoring Lemah, Peringkat MCP Kita Anjlok'. (Foto: Lombokini.com/Pemkab Lotim).

Bupati Iron: 'Monitoring Lemah, Peringkat MCP Kita Anjlok'. (Foto: Lombokini.com/Pemkab Lotim).

LOMBOKINI.comInspektorat Kabupaten Lombok Timur menyelenggarakan Penandatanganan Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter/IAC) dan Sosialisasi Anti-Korupsi bagi mitra pemerintah, Kamis 11 September 2025. Acara di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati ini bertujuan memperkuat komitmen pencegahan korupsi.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin (Haji Iron), secara langsung menyoroti lemahnya pengawasan yang menyebabkan posisi Monitoring Corruption Prevention (MCP) anjlok ke peringkat 9 dari seluruh kabupaten/kota di NTB. Pencapaian ini berbeda jauh dengan prestasi lain seperti juara 1 Paritrana Award 2025.

“Lemahnya monitoring dan kontrol dari seluruh pihak, termasuk OPD dan mitra pemerintah, menyebabkan hal ini. Kalau ini kita lakukan dengan baik, maka kita tidak akan berada di peringkat ke-9,” tegas Bupati Iron dalam sambutannya.

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Ia mengimbau seluruh pihak agar bekerja dengan ikhlas dan mendukung program pemerintah. Bupati juga menekankan agar praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) tidak terjadi lagi. Iron berharap penandatanganan IAC dapat meningkatkan kinerja dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Saya berharap hasil penandatanganan piagam ini menjadi panduan Anda bekerja dan berpikir bagaimana mengelola keuangan daerah secara akuntabel dan transparan,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Lombok Timur, Hambali, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan amanat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menunjukkan komitmen daerah.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

“Mudah-mudahan komitmen penandatanganan IAC ini merupakan awal bagi Inspektorat untuk mendapatkan kewenangan penuh dalam pelaksanaan pengawasan, pemeriksaan, serta bekerja sama dengan aparat penegak hukum,” ujar Hambali.

Padahal, dalam beberapa waktu terakhir, posisi MCP Lombok Timur sempat masuk dalam zona aman. Namun, hingga Triwulan III-2025, Lombok Timur justru berada di peringkat terbawah. Penyebabnya, sejumlah item intervensi penilaian dengan bobot tinggi mencatat persentase pencapaian dokumen yang sangat rendah.

Acara yang memenuhi program Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Tahun 2025 ini dihadiri oleh Plt. Inspektur Hambali, Asisten lingkup Sekretariat Daerah, 14 Kepala OPD, serta mitra pemerintah daerah. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA