Wabup Edwin Dorong Selaparang Finansial Terapkan Keuangan Berkelanjutan

Rabu, 5 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membahas pembiayaan berkelanjutan dalam rapat koordinasi bersama direksi PT Selaparang Finansial, Rabu 5 November 2025. (Foto: Lombokini.com).

Wabup Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membahas pembiayaan berkelanjutan dalam rapat koordinasi bersama direksi PT Selaparang Finansial, Rabu 5 November 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur menggandeng lembaga keuangan daerah untuk mengimplementasikan pembiayaan berkelanjutan. Langkah ini mengantisipasi dinamika fiskal pada 2025, menyusul rencana pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyampaikan hal itu dalam Rapat Koordinasi dengan jajaran PT Selaparang Finansial (SF), Rabu 5 November 2025.

“Kami membutuhkan data akurat guna mendukung pengambilan keputusan yang tepat,” tegas Wabup Edwin.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Ia mengungkapkan, Pemerintah Pusat akan memotong TKD hingga Rp 229,336 miliar pada 2025. Sementara, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga saat ini belum mencapai 15% dari total APBD.

Menghadapi kondisi itu, Edwin mendorong PT Selaparang Finansial mempertimbangkan aspek keuangan berkelanjutan sebagai fokus investasi dan penyaluran anggaran tahun 2026.

Direktur Utama PT Selaparang Finansial, Iva Nuril Solihani, menegaskan komitmen perusahaannya. “Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan semua sumber daya,” tegas Iva.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Sementara itu, Komisaris Utama M. Isroi menyatakan, perusahaan berencana menerapkan aksi keuangan berkelanjutan. Hal ini agar perusahaan tidak hanya tumbuh, tetapi juga membantu kegiatan sosial dan program lingkungan.

Melalui rapat ini, semua pihak berharap dapat membangun kolaborasi kuat untuk menyelaraskan kebijakan perusahaan dengan Pemkab, khususnya dalam pembiayaan berkelanjutan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA