LOMBOKINI.com – Tokoh agama TGH Mahalli Fikri mengkritik panitia Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VII 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia mengecam penyelenggaraan cabang binaraga di Raja Hotel Mandalika, yang menurutnya mengusik religiusitas masyarakat.
“Saya prihatin dan menyesalkan pelombaan cabang olahraga yang melanggar nilai religius masyarakat NTB,” tegas Mahalli di Mataram, Senin 28 Juli 2025.
Ia menyoroti penampilan peserta ‘Miss Glamour’ yang mengenakan pakaian minim. Menurutnya, hal itu mempertontonkan tubuh secara vulgar dan bertentangan dengan kultur Islam NTB.
“Masyarakat baru memprotes joget beranco-anco di acara nyongkolan, kini FORNAS justru mempertunjukkan hal lebih vulgar. Innalillahi!” tambahnya.
Mahalli juga menyayangkan ketiadaan pembatasan usia penonton. “Anak-anak bisa menyaksikan acara ini secara langsung. Ini merusak moral!” sambungnya.
Tokoh itu mendesak Gubernur NTB mengevaluasi cabang olahraga bermasalah dan meminta maaf terbuka kepada masyarakat. “Paling tidak, cari solusi untuk meminimalisasi dampak buruknya,” pungkas Mahalli.
Sebelumnya, netizen menyoroti kontes ‘Miss Glamour’ FORNAS yang menampilkan peserta berbikini. Masyarakat menilai acara itu merusak citra Lombok sebagai Pulau Seribu Masjid.
FORNAS VII 2025 mempertemukan 72 komunitas olahraga se-Indonesia di NTB pada 26 Juli-1 Agustus 2025. Event ini bertujuan mempromosikan gaya hidup sehat dan mendukung gerakan “Indonesia Aktif”. ***







