Bupati Sidak RSUD Selong, Temukan Pasien Tunggu 4 Jam

Selasa, 15 Juli 2025 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Haerul Warisin memeriksa langsung antrean pasien saat inspeksi mendadak di RSUD Selong, Selasa 15 Juli 2025. Ia menemukan pasien mengeluh menunggu pelayanan hingga empat jam. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Haerul Warisin memeriksa langsung antrean pasien saat inspeksi mendadak di RSUD Selong, Selasa 15 Juli 2025. Ia menemukan pasien mengeluh menunggu pelayanan hingga empat jam. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, meninjau langsung pelayanan kesehatan di RSUD dr. R. Soedjono Selong, Selasa 15 Juli 2025.

Bupati yang akrab disapa Haji Iron itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan kualitas pelayanan.

Kunjungannya menanggapi keluhan masyarakat sekaligus memantau implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Haerul Warisin menelusuri berbagai fasilitas rumah sakit dan berdialog langsung dengan pasien serta pengunjung.

Dalam dialog tersebut, ia menerima keluhan pasien tentang lamanya waktu tunggu pelayanan.

“Tadi ada pasien yang mengaku menunggu hingga empat jam. Ini harus menjadi perhatian. Kita akan menambah ruang dan tempat yang layak agar pelayanan lebih cepat,” tegasnya.

Baca Juga :  Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong

Ia menekankan pentingnya penerapan kebijakan KRIS. “Implementasi KRIS ini cukup berat di awal. Tapi ini wajib kita laksanakan. Rumah sakit harus segera menyesuaikan,” tambahnya.

Bupati meminta manajemen RSUD Selong mempercepat penyesuaian dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar. Tidak boleh ada lagi pasien yang menunggu terlalu lama atau mendapatkan fasilitas tidak layak,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, Hasbi Santoso, menyatakan pihaknya sedang berupaya memenuhi standar KRIS. Mereka menargetkan penyelesaian akhir Desember 2025. Saat ini, RSUD baru memiliki 51 kamar dari 156 kamar yang disyaratkan. Meski demikian, Hasbi optimis target tersebut terpenuhi tepat waktu.

Baca Juga :  Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

“KRIS merupakan sistem baru pelayanan rawat inap BPJS Kesehatan untuk menyamakan standar pelayanan di seluruh faskes,” jelas Hasbi.

Ia menambahkan, penerapan KRIS diharapkan meningkatkan kualitas layanan rawat inap secara keseluruhan dan menegaskan komitmen pelayanan yang adil kepada masyarakat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur
Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum
Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja
Bupati Lombok Timur Resmikan Medica Clinic Sembalun, Layani Wisatawan dan Masyarakat
Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Timur Gelar Rangkaian Aksi Sosial, Jaga Lingkungan hingga Bedah Rumah Dinas

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:55 WITA

Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Senin, 22 Juni 2026 - 10:28 WITA

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Timur Gelar Rangkaian Aksi Sosial, Jaga Lingkungan hingga Bedah Rumah Dinas

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:17 WITA

DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:26 WITA

Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin

Berita Terbaru